Suara.com - Jokowi Targetkan Perolehan Suara Hingga 62 Persen di Pilpres 2019
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menargetkan angka perolehan suara kemenangan hingga 62 persen pada Pilpres 2019, 17 April mendatang. Sisa waktu 3 minggu jelang hari pencoblosan akan dimaksimalkan untuk mengejar target tersebut.
Jokowi mengatakan dalam sisa waktu 3 minggu kampanye terbuka, paslon nomor urut 01 akan digelar di semua provinsi di Indonesia. Dia bersama cawapres Maruf Amin akan mengusung kampanye gembira di jalanan.
"Semua provinsi kita datangi. Ketemu masyarakat, rakyat, bicara dengan mereka. Inti kampanye kita adalah sebetulnya sebuah kegembiraan di jalanan. Jadi kita memakai pesta budaya, memakai karnaval, itu yang akan kita kerjakan termasuk ke lapangan," kata Jokowi seusai seusai kampanye terbuka pertama di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Minggu (24/3/2019).
Capres petahana tersebut menetapkan target kemenangan yang cukup tinggi yakni mencapai 62 persen.
"Ya kalau hitungan kita sih perkiraan antara, Insya Allah 58 sampai 62 persen," ungkap Jokowi.
Maka dari itu, Jokowi mengimbau bagi seluruh masyarakat untuk mencoblos paslon yang menggunakan pakaian putih.
"Ingat hari Rabu 17 April, jangan lupa pilih yang baju putih. Karena putih adalah kita," imbaunya.
Untuk di Banten sendiri, Jokowi mengklaim perolehan suara di Banten yang dikenal dengan basis pemenangan Prabowo Subianto saat ini sudah seimbang.
Baca Juga: Kampanye Terbuka di Serang, Jokowi Kembali Ajak Pendukung Lawan Hoaks
Strategi menggandeng Kyai Haji Maruf Amin yang merupakan putera daerah Banten sebagai cawapres menjadi salah satu pemicunya.
"Kita sudah cross, dari yang dulu kalah. Sekarang sudah imbang. Tinggal waktu yang 3 minggu ini akan kita maksimalkan agar kita tidak imbang tapi menang," tutup Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027
-
Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?
-
Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi
-
Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?
-
Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian
-
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam
-
Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan
-
Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi