Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Kota Cilegon, Sihabudin Sidik mengakui jika suara pendukung dari pasangan nomor urut 02 di wilayahnya masih relatif kecil. Meski demikian Sidik berharap kedatangan Sandiaga untul melakukan kampanye terbuka di Kota Cilegon, Sabtu (30/3/2019) besok bisa mendongkrak suara pemilih di Pemilu 2019 yang akan digelar April 2019 mendatang.
“Memang suara di Cilegon itu kecil, tapi kan angka kecil itu juga berpengaruh terhadap angka yang besar, jadi harapannya mudahan-mudahan pak Sandiaga dapat dipercaya dan dipilih pada 17 April 2019 mendatang,” kata Sidik seperti dikutip Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (29/3/2019).
Dia menyampaikan kedatangan Sandiaga Uno di Kota Baja ingin menyapa dan lebih dekat dengan masyarakat Cilegon.
“Karena Cilegon ada di Banten dan Cilegon juga bagian Indonesia, semoga dengan mendekat dan berinteraksi dengan masyarakat yang belum yakin menjadi yakin, dan yang belum kenal menjadi kenal,” kata dia.
Untuk capaian suara Prabowo-Sandiaga Uno di Cilegon, pihaknya mengaku tak memasang target muluk- muluk. Sebab, menurutnya biaya kampanye yang dikumpulkan BPN Prabowo-Sandiaga sedikit ketimbang pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin
“Kenapa demikian? karena jujur selaku tim dari Prabowo-Sandiaga ini kita tidak dapat apa-apa, biayanya juga dari kita sendiri. Beda kan dengan petahana (Jokowi) yang banyak nyumbang. Intinya target Prabowo-Sandiaga harus unggul di Cilegon, tentang berapa persen kita lihat hasil diakhir-akhir saja," kata dia.
“Yang Pasti Gerindra dan partai koalisi bekerja keras dengan alat peraga kampanye seadanya, sumbangan seadanya. Harapannya Prabowo-Sandiaga tetap eksis di Cilegon seperti Pilpres 2019,” imbuhnya.
Dia menambahkan kedatangan Sandiaga Uno akan dipusatkan di Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon.
“Kegiatan dikemas dengan jalan sehat dan senam supaya masyarakat lebih bugar,” imbuhnya.
Baca Juga: Prediksi BMKG: Jabodetabek Berawan Siang Hari dan Hujan Malam Hari
Berita Terkait
-
Besok Prabowo Kampanye di Karawang, Ditemani Amien Rais dan AHY
-
Ada Faktor Sandiaga di Balik Naiknya Elektabalitas Prabowo - Sandiaga
-
Tandingi Ajakan Jokowi Berbaju Putih ke TPS, BPN: Kami Kompak Rabu Biru
-
Serba Putih, Jokowi Kampanye di Mamuju Sulawesi Barat
-
Bantah Kasih Uang, BPN: Tega Banget Bikin Nangis Nenek yang Cium Prabowo
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah