Suara.com - Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily menjabarkan tata kelola pemerintahan yang akan dijalankan Jokowi - Maruf Amin jika terpilih dalam Pilpres 2019. Hal ini disampaikan Ace berkaitan salah satu tema debat keempat Pilpres 2019, yakni tentang pemerintahan.
Ace mengatakan pemerintahan Jokowi terus berkomitmen mengembangkan ASN yang profesional. Dia mengatakan Indonesia harus memiliki Aparatur Sipil Negara yang profesional dan bekerja dalam lingkungan kerja yang berbasis teknologi informasi.
"Pak Jokowi selama ini mampu menjalankan pemerintahan secara efektif yang bekerja untuk kesejahteraan rakyat. Pemerintahan Jokowi dalam lima tahun terakhir ini mendorong sistem pemerintahan dengan tata kelola yang lebih profesional, transparan, efektif, bersih dan akuntabel," kata Ace dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.
Jokowi menurutnya, juga mengembangkan sistem penempatan ASN yang memperhatikan kepentingan nasional, terutama pelayanan pemerintahan di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal.
Untuk melahirkan ASN yang berkualitas, kata dia, Jokowi melakukan reformasi pendidikan dan pelatihan ASN agar lebih sinergis, menjadi "learning governance", sesuai dengan pencapaian kinerja organisasi serta transformasi kepada "knowledge management" berkelanjutan.
Untuk beradaptasi dengan perkembangan baru, Jokowi juga mengembangkan tempat kerja berbasis teknologi informasi, melakukan reformasi sistem remunerasi dan sistem pensiun ASN yang lebih adil, kompetitif dan disesuaikan kemampuan keuangan negara.
"Jokowi - Maruf Amin berkomitmen meningkatkan kesejahteraan ASN dengan penyediaan rumah/tempat tinggal yang layak dan terjangkau, dukungan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi," ujar Ace.
Adapun untuk mencapai keberhasilan pembangunan, sangat ditentukan oleh sistem perencanaan dan penganggaran yang terpadu, efektif, dan efisien.
Untuk mewujudkannya, Ace mengungkapkan Jokowi - Maruf Amin akan melanjutkan "money follow program", agar anggaran digunakan untuk membiayai program/kegiatan prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan.
Baca Juga: Minggu, Jokowi Lihat Proyek Tol Manado-Bitung Sepanjang 39,9 Kilometer
Selain itu, Jokowi akan berupaya melanjutkan upaya penajaman perencanaan dan penganggaran yang berorientasi pada hasil yang berdampak dan bermanfaat bagi rakyat. Serta melanjutkan upaya penghematan anggaran dari belanja yang tidak produktif.
Sementara untuk mendorong agar nilai akuntabilitas pemerintah daerah semakin tinggi, Jokowi akan melanjutkan penerapan reformasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang diikuti pemberian insentif bagi mereka.
Jokowi - Maruf Amin juga akan melakukan reformasi kelembagaan yang efektif dan efisien yang terfokus pada reformasi kelembagaan dengan membenahi kompleksitas fungsi dan kewenangan lembaga dalam pemerintahan.
Hal tersebut, kata dia, dilakukan dengan cara melanjutkan penataan kembali lembaga-lembaga yang tumpang tindih dalam fungsi dan kewenangan dan melakukan reformasi tata hubungan antar-lembaga sehingga lebih sinergis.
Adapun perkembangan Revolusi Industri 4.0 mengharuskan pemerintah lebih adaptif dengan membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Jokowi akan mempercepat penerapan pemerintahan berbasis elektronik, seperti e-planning, e-budgeting, e-procurement, dan e-reporting, termasuk mempercepat koordinasi pengembangan e-government yang terintegrasi serta mempercepat penyatuan data seluruh instansi pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali