Suara.com - Aksi pelecehan seksual terjadi di kampus kawasan Jakarta Selatan. Seorang pedagang es batu balok nekat meremas bagian pribadi mahasiswi yang sedang jajan di kantin kampus tempatnya menempuh pendidikan.
Kisah aksi pelecehan seksual ini dibagikan melalui akun Twitter @ji*******by. Ia menjadi saksi mata saat aksi pelecehan seksual berlangsung di sebuah kantin area kampus hingga membuat sang korban menangis ketakutan.
"Pelecehan seksual di kampus. Pertama-tama aku bilang hati-hati buat kalian terutama para wanita di luar sana dimanapun berada karena pelaku benar-benar adalah orang yang gak muingkin, gak kalian sangka," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (1/4/2019).
Kejadian bermula saat ia sedang makan siang di kantin itu. Secara tiba-tiba ia mendengar ada seorang mahasiswi yang berteriak menghardik seorang pria yang dituduh telah memegang bagian pribadi si mahasiswi itu.
Si pemilik akun tidak melihat secara jelas kejadian pelecehan seksual berlangsung. Namun, dari pengakuan korban si pria itu dengan sengaja meremas bagian pribadi si korban yakni bokongnya.
"Kejadian bermula pada Kamis, 28 Maret 2019. Gue lagi makan di salah satu kantin kampus gue, sebut saja Blok M. Tiba-tiba gue kaget ada salah satu mbak-mbak (mahasiswi di kampus gue juga) yang teriak-teriak gitu 'Lo megang-megang bokong gue ya" ungkap si pemilik akun.
Ternyata, si pria yang meremas bokong mahasiswi itu adalah seorang tukang es balok di kampusnya. Tampilannya memang tampak misterius, ia mengenakan jaket berpenutup kepala, mengenakan topi dan masker wajah hingga yang terlihat hanyalah kedua matanya saja.
Pria yang sudah ketahuan melakukan aksi pelecehan seksual itu tidak mengeluarkan sepatah kata pun, ia langsung pergi berlalu meninggalkan si korban. Korban pun menangis ketakutan lantaran masih mengalami syok menjadi korban pelecehan seksual.
Aksi pelecehan seksual ini pun ternyata bukan hanya sekali terjadi. Beberapa mahasiswi yang kerap jajan di kantin itu seringkali menjadi korban pelecehan seksual oleh tukang es balok itu.
Baca Juga: Mau Diperiksa Kasus Penyelewengan Dana, Bendahara Desa di Blitar Menghilang
"Aku kena juga kak tapi aku di hari Selasa. Pada saat itu aku papasan sama si itu dan dia pegang, maaf, bokong akyu. Dan aku disitu cuma bisa diem gak tau mau ngapain, kaget banget soalnya," ungkap seorang korban lainnya.
Banyak warganet yang geram dengan aksi bejat si pria itu. Mereka pun meminta agar pihak kampus bisa segera menyelesaikan kasus pelecehan seksual yang sangat mengancam para mahasiswi di kampus itu.
"Baru kemarin lihat pakai hoodie coklat topi hitam lengkap sama maskernya yang kelihatan cuma mata doang, tatapannya emang serem sih," kata @wn****n_.
"Katanya kasus ini sudah dibawa ke forum perempuan univ kok," ungkap @an****97.
"Sumpah gue pernah minta es balok buat acara baksos sama abang-abang itu. Gue sendirian lagi dan duduk dekat dia cukup lama. Alhamdulillah gak diapa-apain sumpah jadi takut," tutur @il********do.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar