- PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 unit toren air gratis hingga tahun 2026 bagi pelanggan kategori tertentu.
- Bantuan ini merupakan tindak lanjut MoU antara TP PKK DKI Jakarta dan Dharma Wanita PAM JAYA untuk warga berpendapatan rendah.
- Tahap terbaru pembagian 150 unit toren terlaksana di Kelurahan Kamal, Jakarta Barat, untuk tingkatkan ketahanan air rumah tangga.
Suara.com - PAM JAYA kembali merealisasikan komitmen untuk menghadirkan layanan air minum yang merata melalui kelanjutan program pembagian toren air secara cuma-cuma bagi warga Jakarta.
Perusahaan daerah ini mematok target pendistribusian sebanyak 2.000 unit toren air hingga tahun 2026 mendatang.
Langkah strategis tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman antara TP PKK Provinsi DKI Jakarta dan Dharma Wanita PAM JAYA mengenai bantuan sosial kemasyarakatan.
Adapun sasaran utama bantuan ini adalah pelanggan kategori 2A1 dan 2A2, yang memiliki luas bangunan rumah di bawah 70 meter persegi agar pemberian fasilitas tepat sasaran.
Pemberian bantuan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal di wilayah yang jauh dari suplai utama atau memiliki kendala tekanan air yang terbatas.
Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, didampingi Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Rano Karno, hadir langsung untuk meninjau penyerahan bantuan tersebut.
Pada tahap terkini, sebanyak 150 unit toren telah dibagikan kepada warga yang bermukim di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Sebelumnya, PAM JAYA juga telah menuntaskan pendistribusian 100 unit toren pada tahap awal di wilayah Padamulya, Angke, Jakarta Barat.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan dari sisi pelanggan.
Baca Juga: IPA PAM JAYA Terbakar! Api Lahap Bak Penampungan Air di Muara Karang, Diduga Akibat Percikan Las
"Kami memahami bahwa akses air tidak hanya soal jaringan perpipaan, tetapi juga tentang bagaimana air itu bisa tersimpan dan dimanfaatkan dengan baik di rumah warga. Melalui program toren gratis ini, kami sangat terbantu dengan adanya kerja sama dengan TP PKK ini sehingga kami bisa membantu keluarga-keluarga di Jakarta agar memiliki cadangan air yang lebih aman dan stabil, khususnya di wilayah yang jauh dari suplai. Target 2.000 toren pada 2026 adalah bentuk komitmen kami agar manfaatnya dirasakan lebih luas dan merata," ujar Arief.
Pihak manajemen memastikan distribusi bantuan akan terus bergulir ke wilayah lain secara bertahap, guna memperluas cakupan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
Program ini diharapkan mampu memperkokoh ketahanan air pada level rumah tangga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi bersama Pemprov DKI Jakarta dan unsur kewilayahan, PAM JAYA optimis akses air minum yang berkeadilan dapat segera terwujud di seluruh pelosok ibu kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun