Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais menjadi saksi sidang penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet. Amien hadir di Pengadilan Negeri (PN), Jakarta Selatan, dengan mengenakan batik biru lengan pajang sekitar pukul 08.33 WIB.
Amien Rais hadir sebagai saksi yang di panggil Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selain Amien, JPU juga turut menghadirkan tiga saksi lainnya.
"Saya datang untuk saksi Ratna Sarumpaet," ujar Amien Rais di PN Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).
Menanggapi kehadiran Amien, Ratna menyambut baik. Ia berharap persidangan ketujuh ini berjalan dengan baik.
"Oh gitu ya. Ya bagus. Ya kalau semua berjalan benar ya engga apa-apa," kata Ratna.
Meski demikian, Ratna mengaku tidak mengetahui alasan dipanggilnya Amien Rais sebagai saksi. Ia menduga Amien nantinya akan ditanyai mengenai pertemuan Ratna dengan Prabowo di Lapangan Polo, pada 30 September 2018 lalu.
"Aduh engga tahu. Kan yang manggil jaksa ya. Mungkin karena waktu pertemuan dengan Pak Prabowo ya," tutur Ratna.
Selain Amien Rais, JPU juga mendatangkan tiga saksi lainya. Diantaranya Andika, Yudi Andrian dan Eman Suherman. Mereka merupakan pendemo Lentera Muda Indonesia dan konpers Jaringan Aktifis Lintas Generasi di Dunkin Donuts Menteng, 2 Oktober 2018 silam. Aksi demo tersebut untuk menyikapi terjadinya tindak kekerasan yang dialami oleh Ratna.
Sebelumnya, Ratna menyebarkan berita mengenai dirinya dianiaya oleh dua orang lelaki hingga wajahnya lebam di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata penyebab wajah lebam Ratna tidak dianiaya melainkan ia melakukan operasi sedot lemak.
Baca Juga: Cuitan TNI AU Ini Sindir Jomblo, Ditujukan ke Prabowo?
Akibat kebohongannya itu, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan