Suara.com - The University of Oxford Society of Indonesia menggelar debat terbuka antar Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Tema yang diangkat dalam debat di Graha Bimasena, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) malam, menyangkut masalah anti korupsi.
Masing-masing kubu, baik TKN Jokowi - Ma'ruf dan BPN Prabowo - Sandiaga, diwakili empat orang.
Dari kubu TKN diwakili oleh Budiman Sudjatmiko, Rio Yovian Haminoto, Agus P Sari, dan Dini S Purwono.
Sedangkan, BPN diwakili Sudirman Said, Dirgayuza Setiawan, Bambang Widjajanto, dan Ledia Hanifa.
Kedua tim pemenangan masing-masing Capres dan Cawapres memaparkan terkait pandangannya ihwal korupsi di Indonesia.
Selain itu juga menyampaikan bagaimana solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Budiman Sudjatmiko sebagai perwakilan TKN mendapat kesempatan pertama untuk memberikan pemaparannya.
Budiman mengatakan, salah satu cara untuk mencegah korupsi adalah dengan mengusulkan pendanaan parpol oleh negara.
Baca Juga: Pulangkan Kevin / Marcus dari Malaysia Open 2019, Fajar / Rian Sujud Syukur
"Pembenahan ekosistem politik diantaranya dalam bentuk menigkatkan kualitas parpol, harus dalam bentuk dia accessible, affordable bagi setiap orang," tutur Budiman.
"Karenanya negara at least sekarang harus mengambil alih sebagian tanggung jawab kualitas parpol. Negara harus lakukan investasi dalam bentuk anggaran untuk pembiayaan parpol. Sehingga partai politik sebagai instrumen politik tidak ditunggangi oligarki, tidak dimiliki oleh personal tertentu," tambahnya.
Kendati begitu, kata Budiman, parpol tersebut harus transparan dan memiliki akuntabilitas yang jelas.
Hal itu sebagaimana lembaga negara lainnya yang juga dibiayai oleh negara.
"Sebagai lembaga politik yang nantinya akan diusulkan untuk dibiayai sebagian oleh negara harus transparan, harus ada akuntabilitas sebagaimana dengan lembaga negara yang lain," jelasnya.
Berita Terkait
-
Kepala BPN Banjarbaru Berganti, Ombudsman Diminta Tetap Kawal Sengketa Tanah yang Viral
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lindungi Aset Umat, BPN DKI dan PWNU Jakarta Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
-
Habiburokhman dan Adian Napitupulu Reka Ulang Debat Legendaris 'Ada vs Gak Ada'
-
Tak Terima Prof Ikrar Dimaki di Acara iNews TV, Jhon Sitorus: Abu Janda Biadab!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas
-
Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya