Suara.com - Kampanye akbar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dimeriahkan dengan zikir hingga selawat badar yang dilantunkan oleh puluhan ribu massa pendukung, Minggu (7/4/2019).
Seperti dilansir Antara, usai shalat tahajud dan shalat subuh berjamaah, puluhan ribu massa melaksanakan zikir dan doa bersama di SUGBK sejak pukul 05.15 WIB.
Puluhan ribu massa berpakaian serba putih memadati seluruh lapangan SUGBK, arus lalu lintas orang tersendat karena menumpuknya jumlah massa. Tidak hanya di lapangan massa yang terdiri dari perempuan dan laki-laki ini juga memadati tempat duduk SUGBK yang berkapasitas 75 ribu orang tersebut.
Latunan zikir dan selawat badar bergema secara berganti-gantian, dipimpin oleh para tokoh agama yang tergabung dalam Ijtimak ulama Alumni 212.
Selain zikir, doa dan selawat, acara kampanye akbar juga diisi oleh orasi sejumlah tokoh dan ulama yang hadir seperti Habib Syekh Bin Abdulqodir Assegaf (zikir), K.H Syuqron Makmun (tausiah), Habib Hanif (orasi).
Pukul 07.05 WIB massa bersiap untuk mendengarkan ceramah dari Ustadz Bakhtiar Nasir (UBN). Dalam orasinya UBN meminta massa menyalakan videonya untuk merekam setiap kegiatan yang berlangsung di SUGBK ini.
Hingga berita ini diturunkan, massa terus berdatangan memadati SUGBK, massa berdiri dan duduk di kursi stadion. Selain itu, di luar stasiun juga dipadati massa dari berbagai penjuru.
Selain dipadati oleh massa kampanye, juga ribuan atribut kampanye seperti bendera partai politik, dan atribut lainnya menghiasi SUGBK.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Suhendra Ratu Prawiranegara meyakini jumlah pendukung Prabowo-Sandiaga yang datang lebih dari 1 juta orang.
Baca Juga: Di depan Prabowo - Sandiaga, Bachtiar Nasir Tepis Isu Khilafah di Kubu 02
Pemilihan Presiden 2019 diikuti oleh dua pasang calon. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Alasan Persija Tinggalkan GBK Demi JIS, Persiapan Skuad Garuda untuk Ajang FIFA Series 2026
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Madura United di BRI Super League, 23 Januari 2026 Malam Ini
-
Duel Emosional Mauricio Souza, Mampukah Persija Jakarta Benamkan Madura United ke Zona Merah?
-
Prediksi Persija Jakarta vs Madura United di BRI Super League, 23 Januari 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam