Suara.com - Ribuan massa yang mengikuti kampanye terbuka Capres Petahana Joko Widodo atau Jokowi di Tangerang sudah mulai memadati area sekitar Jalan Daan Mogot, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Pantauan Suara.com, sepanjang lokasi tersebut jalan ditutup untuk arus lalu lintas lantaran digunakan untuk area beberapa panggung yang disediakan dari partai koalisi. Masing-masing panggung pun memiliki hiburan yang berbeda.
Bahkan terlihat ada artis Yuni Shara di salah satu panggung tengah melantunkan sejumlah lagu.
Selain itu, di sepanjang jalan para seniman juga sudah berpenampilan lengkap mengenakan pakaian adat dari berbagai wilayah. Tidak kalah ketinggalan kesenian berupa reog Ponorogo dan barongsai ikut memeriahkan jalannya karnaval.
Adapun rute karnaval dimulai dari alun-alun Ahmad Yani - Jalan Raya Daan Mogot - Ramayana dan kemudian finish di depan Pendopo Kantor Wali Kota Tangerang.
Jokowi sendiri dijadwalkan hadir pada pukul 15.30 WIB. Hingga pukul 15.00 WIB tampak massa masih antusias menunggu kehadiran Jokowi.
Berita Terkait
-
Kubu Jokowi Tak Terima Sindiran Prabowo soal Kemiskinan dan 3 Kartu Sakti
-
Takjub Massa Kampanye di GBK, Prabowo: Rakyat Tak Mau Diakal-akalin
-
Amin Rais Ancam Kerahkan People Power, TKN: Jangan Kotori Pemilu
-
Kampanye di GBK, Prabowo Singgung Ucapan Amien Rais Soal People Power
-
TKN Targetkan Jokowi - Ma'ruf Raih 65 Persen Suara di Lampung
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?