Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Hasto Kristiyanto mengajak masyarakat, relawan, dan simpatisan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin untuk menghadiri kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Sabtu 13 April 2019 mendatang. Hasto menyebut kampanye akbar akan mencerminkan konsolidasi kekuatan gotong royong nasional.
Hasto menuturkan kampanye akbar 'Putih adalah Kita' dijadwalkan digelar sejak pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB. Hasto mengatakan kampanye Akbar tersebut terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin hadir tanpa terkecuali.
"Bagi mereka yang hadir, bertekad menyatukan semangat untuk kemajuan Indonesia Raya. Silahkan hadir dengan bebas, bergembira bersama, hadirkan Putih adalah Kita," tutur Hasto lewat keterangan resmi yang diterima Suara.com, Rabu (10/4/2019).
Berkenaan dengan itu, Hasto juga mengimbau seluruh peserta kampanye yang hadir nantinya untuk tetap disiplin dan mematuhi aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) seperti tidak membawa anak-anak. Selain itu, Hasto juga meminta Persita yang hadir untuk memutihkan SUGBK dengan mengenakan pakaian putih.
"Konser Putih bersatu menuju Indonesia Maju menjadi tema pokok. Peserta hadir gunakan baju putih, kecuali bagi anggota Partai KIK (Koalisi Indonesia Kerja) dengan atribut masing-masing (partai)," ujarnya.
Lebih lanjut, Hasto menyebut kampanye akbar 'Putih adalah Kita' melibatkan 500 artis nusantara. Mereka yang hadir diantaranya Abdee Slank, Addie MS, Bimbo,Ida Royani, Glenn Fredly, Sandy Sandoro, Slank, Yuni Shara, Inul, Iis Dahlia, Ruth Sahanaya, Tompi, Giring, Cak Lontong, Desta, Olla Ramlan, Arie Kriting, Krisdayanti, Angel Karamoy, Seniman Bandung, Lakon 30, Kill the DJ, Chacha Fredrica, Ivan Seventeen, Aqi Alexa, Nirina Zubir, dan Natasha Rizky.
"Hadir juga para tokoh agama dan pemuka masyarakat. Semua tampil menyatukan beragam perbedaan dalam satu semangat kemajuan Indonesia Raya. Hal ini juga menunjukkan bagaimana kepemimpinan Pak Jokowi penuh daya kreasi, mengakar pada kebudayaan bangsa, berkemajuan, dan hadir penuh semangat gembira melalui hati terbuka," tutupnya.
Berita Terkait
-
Warna-warni Kampanye Jokowi di Kampung Sendiri
-
Haikal Hassan Sebut Jokowi Bohongi Rakyat, Razman Nasution Naik Darah
-
Bikin Makin Jatuh Hati, Jan Ethes Ikutan Mbah Jokowi Jawab Wawancara
-
Prabowo Unggul di Survei Sendiri, Moeldoko: Boleh-boleh Saja Main Klaim
-
Ma'ruf Amin Berdoa Orang Sunda Jadi Presiden, Pendukung Teriak: Kang Emil!!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?
-
Prabowo Prediksi akan Ada Perlawanan dari Kelompok Tak Cinta Tanah Air
-
Prabowo: Ekonomi Indonesia Tak Boleh Hanya Menguntungkan Segelintir Orang
-
Prabowo: Ekonomi Indonesia Memang Tumbuh, Tapi Apa Sudah Merata dan Adil?
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
-
Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati
-
PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Hasto Soroti Pelemahan Rupiah dan Defisit Fiskal: Utang Dibayar dengan Utang