Suara.com - Kasus perisakan sekaligus penganiayaan terhadap Audrey, siswi SMP berusia 14 tahun di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, oleh 12 siswi SMA memicu kemarahan publik.
Tidak hanya warga Indonesia yang mengecam, melainkan juga publik internasional. Banyak pula pesohor yang ikut berkomentar, mengecam sekaligus menuntut aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Kemarahan publik juga dituangkan dalam gerakan petisi untuk mendesak aparat Polda Kalimantan Barat untuk bergerak, dan menuntaskan persoalan itu sesuai koridor hukum.
Petisi yang disebar melalui laman daring Change.org tersebut, hingga Rabu (10/4/2019), sudah ditandatangani oleh 2.763.375 orang.
Jumlah pemetisi itu fantastis, karena petisi itu sendiri baru dibuat oleh Fachira Anindy sehari yang lalu, Selasa (9/4).
”Melalui petisi ini, saya dan para pendukung petisi meminta agar Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengusut pelaku pengeroyokan agar segera diadili. Agar Audrey segera mendapatkan keadilan dan kasus serupa tidak terjadi lagi. #JusticeForAudrey #JusticeForAudrey,” demikian tuntutan utama petisi tersebut.
Untuk diketahui, setelah dianiaya, Audrey mengalami luka fisik sekaligus mental hingga harus dirawat di rumah sakit.
Ibu korban, LM, menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi pada 29 Maret 2019 lalu, tetapi putrinya baru berani melapor hampir dua minggu kemudian.
Audrey dirisak, juga disiksa secara fisik hingga terjadi perdarahan di beberapa bagian tubuhnya. Para pelaku bahkan melakukan kekerasan pada kemaluan korban.
Baca Juga: Haru! Audrey Nangis Dikunjungi Ifan Seventeen di Rumah Sakit
Kejadian ini menggemparkan seluruh Indonesia hingga dunia internasional. tagar #JusticeforAudrey bertebaran di internet dan menjadi pusat perhatian para figur publik.
Hal lain yang membuat marah publik adalah, para pelaku seakan tak menunjukkan rasa bersalah. Bahkan, saat di kantor kepolisian, sejumlah pelaku penganiayaan sempat berfoto selfie.
Berita Terkait
-
Haru! Audrey Nangis Dikunjungi Ifan Seventeen di Rumah Sakit
-
Audrey Dikeroyok 12 Orang sampai Kemaluannya Rusak, Tanggung Jawab Siapa?
-
Prihatin Kasus Audrey, Kareena Kapoor : Ini Persoalan Serius!
-
Viral JusticeForAudrey, Ini 5 Mitos Kekerasan Seksual yang Harus Diketahui
-
Beredar, Video Terduga Pengeroyok Audrey Malah 'Boomerang' di Kantor Polisi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru
-
Polda Jambi Ringkus M. Alung Buronan Sabu 58 Kg yang Sempat Kabur
-
Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum
-
Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku
-
Usai Lawatan ke Eropa, Prabowo Langsung Tancap Gas Bahas Program Prioritas di Ratas
-
Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum
-
Kepada Bahlil, Prabowo Perintahkan Sikat Tambang Ilegal di Hutan: Diberi Waktu Satu Minggu
-
Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata
-
Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi
-
TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo