Suara.com - Aparat Polres Tapanuli Selatan meringkus Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, Hariro Harahap, Senin (15/4/2019) dini hari. Diduga, penangkapan ini dilakukan lantaran Hariro terlibat politik uang yang ditujukan untuk memenangkan istrinya, Masdoripa Siregar yang maju menjadi calon anggota legislatif DPRD Padang Lawas Utara di Pemilu 2019.
"Benar kemarin malam memang sudah diamankan oleh Polres Tapanuli Selatan. Jadi itu ada 14 orang yang diamankan. Salah satunya Wakil Bupati Paluta aktif (Hariro Harahap),” kata Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi Tatan Dirsa Atmaja seperti dilansir Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Selasa (16/4/2019).
Tatan menjelaskan, Saat penangkapan didapati amplop berisikan uang tunai dengan nominal bervariasi, mulai 200 ribu, 250 ribu hingga 300 ribu per amplop. Dirinya menyebut jika uang tersebut akan diserahkan kepada masyarakat.
Bersama Hariro, ikut pula diamankan 13 orang lainnya. Namun Tatan tidak menjelaskan secara rinci peran masing-masing orang tersebut. Saat ini, Hariro bersama yang lainnya akan diserahkan ke Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu dan Gakkumdu untuk penanganan kasus lebih lanjut.
Namun, Tatan menyebutkan, amplop berisi uang itu diberikan agar masyarakat bisa memilih istri Hariro sebagai anggota legislatif.
"Ini untuk Caleg. Tapi kita belum tahu, masih keterangan awal begitu. Karena istrinya itu adalah Caleg. Nanti kita lihat perkembangan pemeriksaan oleh Panwas dan Gakkumdu,” pungkas Tatan.
Dari Informasi yang diperoleh, penangkapan Wakil Bupati Hariro bermula dari kecurigaan kepolisian terhadap sebuah mobil yang ditumpangi 4 orang, yaitu SH (pengemudi mobil), MH, FIH dan R. Saat diperiksa, polisi mendapati 87 amplop berisikan uang tunai 200 ribu, kartu nama Calon Legislatif DPRD Paluta, Masdoripa Harahap dan 3 unit telepon seluler.
Saat diperiksa, keempatnya mengaku memperoleh amplop dari FH dari salah satu rumah yang berada di Keluruhan Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Padang Lawas Utara. Ketika ditelusuri polisi, polisi mendapati 10 orang lainnya yang salah satunya adalah Wakil Bupati Padang Lawas Utara, Hariro Harahap. Bersama Hariro, diamankan pula FH, AAS, SKS, KAS, HH, MRH, HS, IH dan MS.
Dari rumah tersebut, diamankan pula 118 amplop berisikan uang dengan nominal bervariasi mulai 200 ribu hingga 300 ribu. Saat melakukan penangkapan, polisi juga mendapati kartu nama Masdoripa Harahap dan berbagai alat bukti lainnya.
Baca Juga: Ruri Repvblik Ajak Milenial Utamakan Keselamatan dalam Berkendara
Berita Terkait
-
ICW Imbau Masyarakat Cari Tahu Tentang Caleg di Masa Tenang
-
KPU Larang Capres-Cawapres Berkampanye di Masa Tenang
-
Foto Viral Korban Kampanye Tukang Kerok: Punggung Pun Jadi Baliho
-
Bingung Nyoblos Caleg yang Mana? Cek Dulu Rekam Jejak Mereka di 5 Situs Ini
-
Wisata Spanduk Caleg di Jakarta, Sindiran Warga: Sampai Terbawa Mimpi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional