Suara.com - Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara 051 di RT7/RW8 Kelurahan Koja, Jakarta Utara, Rabu (17/4/2019).
Maruf Amin datang bersama sang istri Wury Estu Handayani, dan anaknya Natasya Nisaul Alfani. Mereka mencoblos sekitar pukul 10.00 WIB.
Setelah mencoblos, Maruf Amin mengakui merasa lega. Apalagi ia mencoblos di tempatnya sendiri dengan para tetangga di Jalan Deli, Lorong 27 nomor 41, RT2/RW8 Koja, Jakarta Utara.
"Nikmat sekali, mencoblos di tempat sendiri dapat dukungan masyarakat semuanya menyambut gembira, saya kira ini pencoblosan paling nikmat," kata Maruf Amin seusai mencoblos di Koja, Rabu (17/4/2019).
Percaya diri, Maruf Amin mengangkat jempolnya yang sudah dicelupkan ke tinta ungu. Maruf yakin dapat meraih 90 persen suara di TPS 051 tempat ia mencoblos.
"Yakinlah, yaa 90 persen lah di sini," tegasnya.
Berdasarkan pantauan Suara.com, Maruf Amin datang ke TPS menggunakan pakaian seragam muslim serba putih dengan peci hitam. Sementara istri dan anaknya tampil dengan pakaian senada, putih-putih.
Saat menuju TPS, Maruf Amin tak henti-hentinya berzikir diiringi lantunan salawat dari warga sekitar. Lokasi TPS 051 ini berada sekitar 100 meter dari rumah Maruf Amin.
TPS 051 sudah melayani pemilih sejak pukul 07.30 WIB. Sebelum melayani, para petugas TPS melakukan sumpah integritas dan mengecek kotak suara terlebih dahulu.
Baca Juga: Tak Bisa Jamin Damai Pasca Pemilu, Prabowo: Penguasa yang Harus Jamin
Dari 300 DPT di TPS 051, Maruf Amin tercatat sebagai pemilih nomor 128 dan Istrinya Wury Estu Handayani tercatat sebagai pemilih nomor 286.
Maruf berangkat ke TPS dari rumah yang di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat pukul 08.00 WIB. Setelah mencoblos, Maruf akan kembali ke rumah Situbondo untuk memantau proses hitung cepat dari kediamannya.
Sementara pasangannya, Capres nomor urut 1 Joko Widodo dijadwalkan akan menggunakan hak pilihnya di TPS 008, Jalan Veteran Raya, Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. TPS 008 tersebut berada di Gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Berita Terkait
-
Tak Bisa Jamin Damai Pasca Pemilu, Prabowo: Penguasa yang Harus Jamin
-
Nyoblos Pakai Baju Putih, Ibu Jokowi: Hasilnya Lihat Nanti Sore Saja
-
Target Menang 63 Persen, Prabowo: Yes! Prediksi Kita, Seluruh Indonesia
-
Pakai Baju Putih, Menteri BUMN Rini Soemarno Ikut Ngantre di TPS
-
Presiden PKS Sebut Antusiasme Pemilu 2019 Lebih Ramai daripada Pilkada
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan