Suara.com - Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan nomor urut 01 Calon Presiden Joko Widodo - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengaku belum sempat bertemu Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno usai Pemilihan Presiden 2019.
Kondisi Sandiaga dikabarkan mengalami gangguan lambung dan radang tenggorokan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter. Sandiaga juga telah menjalani pemeriksaan darah di kediamannya, Selong, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).
Erick menuturkan dirinya belum bisa bertemu ataupun menjenguk Sandiaga. Namun kata Erick, dirinya akan kembali bertemu Sandiaga di saat yang tepat.
"Belum (menengok Sandiaga) dan pada saat yang tepat akan ketemu juga," kata Erick saat ditemui wartawan di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019).
Baik Erick dan Sandiaga diketahui sudah bersahabat sejak Sekolah Dasar. Karena itu kata Erick, persahabatan dirinya dan Sandiaga tidak akan putus meski berbeda kubu di Pilpres 2019. Sebab, menurutnya, saat ini dirinya dan Sandiaga sedang mempunyai tugas masing-masing.
"Masa persahabatannya putus. Kan waktu itu sudah bilang di tempat pak Bambang Soesatyo. Sekarang ada tugas masing masing, persahabatan itu enggak putus hari ini ada tugas khusus," ucap Sandiaga.
"Ya sehabis pemilu sahabatan lagi, Insya Allah," tandasnya.
Berita Terkait
-
Soal Kecurangan Pemilu, Adik Prabowo Klaim Temui Komisioner Bawaslu dan KPU
-
Pesan Jokowi: Kembali ke Kehidupan Sehari-hari, Kerja Keras Bangun Negeri
-
Pemilu 2019, Trafik Layanan Data Telkomsel Melonjak, Tertinggi di Sumbar
-
TKN: Kami Harap Prabowo Legawa Terima Kekalahan
-
Disebut Giring Opini, Bos SMRC: Quick Count Ini Pengetahuan Bukan Politik
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah