Suara.com - Para pejabat Sri Lanka merevisi jumlah korban tewas dalam pengeboman pada hari Minggu saat perayaan Paskah dengan mengurangi sebanyak 100 pada Kamis (25/4), karena kesulitan yang dialami dalam mengidentifikasi bagian-bagian jasad di lokasi-lokasi pengeboman.
Angka resmi yang baru ialah 253, turun dari 359 sebelumnya, kata Deputi Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardene. Ia menyalahkan data tak akurat yang diberikan oleh kamar-kamar mayat karena perbedaan tersebut.
Anil Jasinghe, direktur jenderal layanan kesehatan Sri Lanka, mengatakan kepada Reuters bahwa angka yang ada merupakan perkiraan,"Angkanya bisa jadi 250 atau 260. Saya tidak bisa menyebut secara pasti. Begitu banyak bagian tubuh dan sulit untuk memberikan berapa angka persis."
Serangan-serangan bom bunuh diri atas tiga gereja dan empat hotel mewah telah menunjukkan kegagalan intelijen dengan berbagai tuduhan bahwa peringatan-peringatan belum ditindaklanjuti dan pertikaian di tingkat tinggi pemerintah telah mempengaruhi kerja sama keamanan,
Menteri Pertahanan Hemasiri Fernando mengundurkan diri atas kegagalan mencegah serangan-serangan tersebut, walaupun dia mengatakan pada Kamis bahwa pihak berwenang telah bertindak menanggapi informasi intelijen dari India yang memperingatkan serangan-serangan yang akan dilakukan segera.
"Kami menangani hal itu. Semua lembaga bekerja terkait hal itu," kata Fernando kepada Reuters. Dia mengatakan mengundurkan diri untuk mengambil tanggung jawab atas institusi-instusi yang berada di bawahnya, tetapi mengatakan tak ada kegagalan di pihaknya.
Kepolisian mengeluarkan nama-nama dan foto-foto empat pria dan tiga wanita yang dicari terkait dengan serangan-serangan tersebut karena ketakutan bom dan penyisiran keamanan membuat negara itu berada di ujung tanduk.
Sebagian besar korban tewas adalah warga Sri Lanka walaupun pihak berwenang mengatakan sedikitnya 38 warga negara asing juga tewas, banyak turis yang sedang duduk untuk makan pagi di salah satu bagian atas hotel-hotel ketika para pengebom beraksi.
Para warga asing itu berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Turki, India, China, Denmark, Belanda dan Portugis. Sekitar 500 orang menderita luka-luka. Inggris pada Kamis memperingatkan para warga negaranya untuk tidak pergi ke Sri Lanka jika tidak perlu sama sekali karena kemungkinan masih ada serangan-serangan.
Baca Juga: Usai Bom Gereja, Sri Lanka Kembali Diguncang Ledakan Baru
Kelompok ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut dan menyiarkan sebuah video yang menunjukkan delapan pria, semuanya kecuali satu orang mengenakan penutup wajah. Mereka berdiri di bawah bendera kelompok itu dan menyatakan kesetiaan kepada pemimpinnya Abu Bakar Al-Baghdadi. Pemerintah menyatakan sebanyak sembilan pengebom bunuh diri , delapan di antaranya sudah teridentifikasi. Satu wanita di antara pengebom itu.
Pihak berwajib telah menitikberatkan investigasi mereka pada kaitan internasional atas dua organisasi: National Thawheed Jama'ut dan Jammiyathul Millathu Ibrahim yang diyakini melancarkan serangan-serangan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Bom Gereja, Sri Lanka Kembali Diguncang Ledakan Baru
-
Anak Keluarga Kaya nan Dermawan, Ini Kisah 2 Saudara Pelaku Bom Sri Lanka
-
Pelaku Bom Sri Lanka Orang Terdidik dan Berasal dari Keluarga Kaya
-
Teror Bom di Sri Lanka, Polri Terus Pantau Kelompok Radikal di Tanah Air
-
Terlihat Jelas, Detik-detik Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Sri Lanka
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
DPR Soroti Rencana Presiden Kirim 8000 Pasukan TNI ke Gaza Berisiko dan Mahal
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
-
Libur Imlek: Penumpang Whoosh Naik Signifikan hingga 25 Ribu Orang Sehari
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela