Suara.com - Pentolan FPI Rizieq Shihab meminta kepada Capres nomor urut 01 Jokowi beserta para pendukungnya untuk menjalankan tobat nasuha. Sebab, dia menuding Jokowi telah melakukan kecurangan dan kezaliman.
Hal itu disampaikan oleh Rizieq Shihab dalam video yangng diunggah di channel YouTube Front TV. Video ini diputar dalam acara Ijtima Ulama III yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019).
"Kepada mereka yang berbuat curang, Jokowi dan seluruh pendukungnya hati-hati, Allah SWT tidak buta, tidak tuli. Allah SWT Maha Adil, Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Kuasa," kata Rizieq Shihab seperti dikutip Suara.com dari video.
"Sebaiknya anda semua segera kembali tobat ke jalan Allah, tobat nasuha. Setop kecurangan dan kezaliman, kalau tidak anda semua akan binasa, akan hancur sehancur-hancurnya dihancurkan oleh Allah SWT," imbuh Rizieq Shihab.
Rizieq Shihab menyebut berbagai kecurangan yang terjadi selama Pilpres 2019 sudah sangat meresahkan.
Ia juga meminta agar Jokowi dapat menyadari segala perbuatannya dan bertobat yang diikuti oleh seluruh pendukungnya.
Dalam video itu, Rizieq Shihab juga berpesan agar para ulama yang hadir tak gentar dalam mengungkap berbagai kecurangan yang terjadi. Pasalnya hal ini merupakan tugas seorang ulama sebagai pemimpin umat.
"Kalau bukan ulama yang memimpin perlawanan terhadap kecurangan ini, siapa lagi? Ulama saat ini adalah pemimpin umat, harus berada di barisan terdepan untuk melawan kecurangan dan kezaliman," ungkap Rizieq Shihab.
Baca Juga: Rizieq Shihab Kirim Video Tutup-tutupan untuk Ijtima Ulama III
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029