Suara.com - Ketua DPP FPI Ahmad Sobri Lubis menegaskan, segera mengurus perpanjangan masa registrasi organisasinya di Kementerian Dalam Negeri.
Hal itu merupakan respons atas 30 ribu warga yang meneken petisi agar Kemendagri tak memperpanjang perizinan ormas FPI, yang kedaluarsa per 20 Juni 2019.
Sobri mengatakan, FPI selalu taat pada prosedur, terutama soal pendataan organisasi di Kemendagri.
"Akan diurus sebelum habis. Biasanya kami daftar ulang kok. Kami selalu mengikuti prosedur,” kata Sobri di kediaman Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019).
Sobri menyatakan, tengah mempersiapkan keperluan untuk mengajukan perpanjangan masa aktif ke Kemendagri. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci kapan waktu tepatnya FPI akan mengajukan perpanjangan tersebut.
Sementara itu, Sobri meyakini Kemendagri akan memperpanjang izin kepada FPI.
"Santai saja. Insyaallah, buat FPI normal-normal saja. Karena dari dulu kami di atas jalur hukum.”
Untuk diketahui, izin FPI akan kedaluarsa per tanggal 20 Juni 2019. Namun, FPI hingga kekinian belum melakukan perpanjangan izin agar organisasinya tetap diakui.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga mengkui FPI belum mengajukan permohonan perpanjangan registrasi.
Baca Juga: Bachtiar Nasir Tersangka TPPU, Ketua FPI: Babak Baru Kriminalisasi Ulama
"Belum... Belum..." kata Tjahjo di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Selasa (7/5/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Bachtiar Nasir Tersangka TPPU, Ketua FPI: Babak Baru Kriminalisasi Ulama
-
Ditanya soal Izin FPI, Sandiaga Malah Lempar Pertanyaan ke Masyarakat
-
Mendagri Sebut FPI Belum Perpanjang Masa Izin Ormas
-
Izinnya Bulan Depan Habis, 37 Ribu Warga Teken Petisi Setop Izin FPI
-
Ulama Banten Pengurus FPI Dibunuh PKI? Ini Kisah Sebenarnya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta