Suara.com - Warga kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan dihebohkan atas ulah seorang pengemudi mobil jenis Toyota Kijang warna hitam nopol DA 1348 KE. Sang sopir kedapatan ugal-ugalan hingga menabrak tiga orang pengendara motor yang saat kejadian tengah berburu takjil jelang buka puasa di Jalan Empu Jatmika, Kelurahan Sungai Malang pada Rabu (8/5/2019) petang.
Sopir ugal-ugalan itu menabrak pengendara sepeda motor jenis Honda Tiger. Di mana sebelumnya, mobil Kijang hitam itu menabrak dua sepeda motor matic. Kesal atas ulah sopir itu, warga beramai-ramai mengejar dan mengadang mobil tersebut menggunakan balok kayu.
Akibat ulah sang sopir, pengendara motor Tiger luka robek di bagian kepala belakang dan langsung dirawat di RSUD Pambalah Batung Amuntai. Sementara satu dari empat korban lainnya hanya mengalami luka ringan.
Kasat Lantas Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Iptu Djoko Setiawan mengatakan, kecelakaan terjadi ketika mobil Kijang hitam yang dikemudikan Rijani melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Barabai menuju arah Amuntai.
Saat di jalan lurus Km 13, tepatnya di Desa Tapus Dalam, Kecamatan Sungai Pandan, mobil tersebut menabrak sepeda motor matic Honda Scoopy warna merah putih yang dikendarai Nor Abdi saat sedang berboncengan hingga terpental ke kiri.
"Tak sampai di situ, kemudian mobil Kijang tersebut tetap melaju dan saat di desa Kota Raden mobil tersebut menabrak lagi sepeda motor matic Yamaha Soul GT warna putih yang dikendarai Yeni Hastuti yang juga sedang berboncengan, lalu tersenggol sepeda motor Honda Tiger warna hitam yang dikendarai Reza Ridhani, sehingga terpental ke kiri jalan arah Amuntai," ujar Djoko saat dikonfirmasi Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com), Rabu (8/5/2019).
Meski sudah menabrak tiga pengendara motor, mobil Kijang tersebut tetap melaju dan sempat dikejar warga sekitar hingga diadang di Jalan Empu Jatmika, Kelurahan Sungai Malang.
Saat pengejaran itu kondisi jalan sedang ramai, karena banyak warga yang sedang berburu menu takjil untuk berbuka puasa.
Setelah sempat diadang warga, kemudian pengemudi mobil tersebut diamankan. Sementara pengendara sepeda motor Honda Tiger Reza Ridhani dan pembonceng sepeda motor matic Yamaha Soul GT M Faris dilarikan ke RSUD Pembalah Batung Amuntai untuk perawatan.
Baca Juga: Sedan Mewah Tabrak Pemotor di Mampang, Bikers Tewas, 2 Pejalan Kaki Luka
Djoko menyebut, dari hasil pemeriksaan pelaku sebelumnya diduga dalam pengaruh alkohol, sehingga mengemudi ugal-ugalan.
"Saat ini pelaku beserta mobilnya telah dibawa ke Polres HSU, serta dimintai keterangan lebih lanjut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sedan Mewah Tabrak Pemotor di Mampang, Bikers Tewas, 2 Pejalan Kaki Luka
-
Mau Nobar Liverpool Vs Barcelona, Ketua KONI Sukabumi Mengalami Kecelakaan
-
Adu Banteng dengan Mobil Pikap, Pensiunan Polri Tewas Terjepit
-
Dua Bus Murni Jaya Tabrakan Beruntun, Satu Kondektur Tewas Terjepit
-
Ngebut Tengah Malam, Iblis Tewas Tabrak Truk Parkir di Pingir Jalan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu