Suara.com - Persentase raihan suara Jokowi saat Pilpres 2019 turun di Banten, jika dibandingkan Pilpres 2014. Saat 2014, suara Jokowi mendapatkan 41,90 persen, sedangkan di Pilpres 2019 hanya meraih 38,46 persen.
Sedangkan Prabowo, berdasarkan persentase mengalami kenaikan. Pilpres 2014, Prabowo meraih 57,10 persen dan di tahun 2019 meraih 61,54 persen suara.
Jika dibandingkan dengan raihan suara, keduanya mengalami kenaikan. Jokowi saat 2014 meraih 2.398.631 suara dan di Pilpres 2019 meraih 2.537.524.
Sedangkan Prabowo di tahun 2014 meraih 3.192.671 suara dan di Pilpres 2019 mendapatkan dukungan 4.059.514 suara dari masyarakat Banten.
"Untuk PPWP (Pemilihan Presiden Dan Wakil Presiden), di Banten ini memperoleh suara terbanyak nomor dua," kata Wahyul Furqon, Ketua KPU Banten yang ditemui usai rapat pleno, Senin (13/05/2019).
Rapat Pleno KPU Banten selesai pada Senin, 13 Mei 2019, pukul 01.30 wib. Molor dari yang dijadwalkan, selesai pada Minggu, 12 Mei 2019 pukul 00.00 wib.
Hasil Pleno Pilpres dan Pileg KPU Banten ini, akan dibawa ke KPU RI untuk di plenokan kembali secara nasional.
"Senin atau selasa ini kota akan rapat (pleno) juga ke KPU RI," terangnya.
Di Banten sendiri, Paslon Jokowi - Ma'ruf Amien hanya unggul di Kota Tangerang Selatan. Berikut raihan lengkap suara Pilpres 2019, dari delapan Kabupaten dan Kota di Banten.
Baca Juga: Hari Terakhir Pleno KPU Banten, Saksi Demokrat Walk Out
1. Kabupaten Pandeglang
01 Jokowi - Ma'ruf Amin : 263.523
02 Prabowo - Sandiaga Uno : 443.323
2. Kabupaten Lebak
01 Jokowi - Ma'ruf Amin : 260.148
02 Prabowo - Sandiaga Uno : 489.793
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN
-
WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun
-
Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat
-
Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya
-
KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3
-
Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang
-
Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal
-
Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat
-
Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar