Suara.com - Satu orang penambang Warga Negara Asing (WNA) asal China, Yang Hechuan (30), bertempat tinggal di Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, ditemukan tewas setelah terjatuh di dalam lubang tambang di lokasi tambang Ilangata, bersama satu orang rekannya Muslim Blonkot (29) yang saat ini dalam kondisi kritis.
Musibah tersebut terjadi pada Minggu (12/5/2019) pukul 20.00 WITA, akibat keduanya kekurangan oksigen di kedalaman 20 meter.
Keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas setempat, kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Siddiki, di pusat ibu kota kabupaten tersebut.
"Satu korban saat tiba di rumah sakit, sudah dalam kondisi meninggal dunia dan satu orang lagi dalam kondisi kritis," ujar dr Angga Wijaya, tim dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD yang terletak di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang seperti dilansir Antara, Senin (13/5/2019).
Angga mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya salah satu penambang itu.
Termasuk penyebab satu penambang lainnya yang dalam kondisi kritis, namun telah dirujuk Minggu tengah malam pukul 24.45 WITA.
Setelah ditangani pihaknya, kata dia, korban kritis dirujuk ke Rumah Sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo, untuk penanganan lebih lanjut.
Korban meninggal pun tetap dirujuk dan akan dititipkan di kamar jenazah RS Aloe Saboe, menunggu penjemputan pihak keluarga.
Informasi dari warga setempat, Yulianti Amir (30) menyebut, pihaknya menerima kabar terkait insiden tersebut. Keduanya dikabarkan terjatuh ke dalam lubang di tambang emas Ilangata.
Kemudian dibantu warga dan pihak keluarga, berupaya mengeluarkan mereka dari dalam lubang dan langsung melarikannya ke rumah sakit setelah sempat ditangani pihak Puskesmas Anggrek.
Baca Juga: BPBD Siapkan 60 Kantong Jenazah di Lokasi Longsor Tambang Emas Liar
Berita Terkait
-
Jungkalkan Prabowo di Tanah Leluhur Sandiaga, Jokowi - Maruf Unggul Tipis
-
Visa Kunjungan Digunakan untuk Kerja di Sukabumi, Dua TKA China Dideportasi
-
Wisata Religi nan Alami, Yuk ke Desa Adat Bubohu di Gorontalo
-
Wisata Religi Agama Islam di Desa Adat Bubohu Gorontalo
-
DPR Minta Solusi Menghadapi Masifnya Penambangan Liar
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!