Suara.com - Dua penambang emas tanpa izin tewas akibat tertimbun tanah longsor di kawasan Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolsek Nanggung AKP Asep Saefudin mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras tengah mengguyur wilayah Kecamatan Nanggung sekitar pukul 01.00 WIB pada Minggu 12 Mei 2019 kemarin.
"Longsor itu terjadi karena hujan deras dan tanah di lokasi labil sehingga tebingnya longsor," kata Asep, saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (13/5/2019).
Berdasarkan informasi, terdapat 8 penambang terjebak di dalam gunung tersebut. Tim SAR yang melakukan evakuasi menemukan dua penambang dalam kondisi tewas dan 6 lainnya selamat.
"Setelah evakuasi, dua orang ditemukan meninggal dunia dan enam orang lagi selamat. Baru bisa ditemukan tadi pagi karena medan sulit," jelas Asep.
Saat ini, tim SAR gabungan masih berada di sekitar lokasi untuk melakukan penyisiran kembali besok pagi. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi korban yang masih terjebak longsoran.
"Kalau keterangan dari saksi yang selamat sudah tidak ada lagi yang tertimbun. Tapi besok kita akan sisir lagi untuk memastikan," tandasnya.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Penambang Emas Asal China Tewas di Lubang Tambang di Gorontalo
Berita Terkait
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal
-
Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar
-
Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra