Suara.com - Ketua DPD Oesman Sapto Odang (OSO) mengaku acara buka puasa yang digelarnya merupakan gelaran buka puasa terakhir bersama para senator.
Pasalnya tahun depan OSO tidak menjabat lagi menjadi anggota DPD lantaran berdasarkan keputusan MK dirinya tidak boleh merangkap jabatan jika ingin menjadi calon anggota DPD.
"Ini adalah hari terakhir saya buka puasa bersama DPD lagi. Karena saya sudah diputuskan oleh MK tapi orangnya gak berani datang ke sini," ujar Oesman dalam sambutan buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).
Oesman pun menyindir Ketua MK Anwar Usman terkait larangan dirinya yang mencalonkan menjadi anggota DPD karena masih menjadi Ketua Umum Partai Hanura.
"Dia (Anwar Usman) bilang boleh kalau bapak mau jadi anggota DPD, tapi dengan syarat harus mundur dari ketua partai," ucap Oesman.
Ketua Umum Partai Hanura itu menegaskan dirinya tak bisa berkhianat dengan partainya jika harus mundur dari jabatannya.
"Saya bagaimana bisa berkhianat? sudah menerima partai, saya gak bisa, Saya korbankan, apa boleh buat, tidak perlu, Saya akan tetap disitu (KPU)," tandasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal