Suara.com - Duta besar Polandia untuk Israel, Marek Magierowski, mendapat serangan berupa pukulan oleh seorang pria di Tel Aviv, ibu kota Israel.
Duta Besar Magierowski mengatakan bahwa dirinya kemarin sore mendapatkan kekerasan berupa pukulan dan penghinaan oleh seseorang pria di jalan dekat Kedutaan Besar Polandia di Tel Aviv.
Magierowski mengatakan bahwa dia tidak bisa melakukan apa-apa selain berteriak "Orang Polandia, Orang Polandia" pada saat serangan itu, demikian dikutip dari Kantor Berita Anadolu, Kamis (16/5/2019).
Dia mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kepada polisi terkait penyerangan dan memberikan gambar penyerang dan mobil penyerang kepada pihak berwenang.
Polisi pun menyatakan telah menangkap penyerang, sementara pihak keamanan tak mengumumkan identitas pelaku.
Penyerang tersebut diadili pagi ini di pengadilan Tel Aviv, dia dijatuhi hukuman tahanan rumah hingga besok dan tak boleh mendekati Kedutaan Besar Polandia selama 30 hari.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon mengatakan dalam sebuah pernyataan di akun Twitter-nya, penyelidikan polisi terkait serangan terhadap Magierowski masih berlangsung.
Berita Terkait
-
Rakyat Palestina Peringati Pengusiran Massal 71 Tahun Lalu Oleh Israel
-
Israel Siapkan Lokasi Pemukiman Baru dengan Nama 'Trump'
-
Indonesia Serukan Penghentian Pemukiman Ilegal Israel di Palestina
-
Lembaga Pers Global Kutuk Serangan Israel ke Kantor Berita Anadolu di Gaza
-
Anggota Parlemen Israel Sebut Tentaranya Harus Bunuh Banyak Warga Palestina
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing