Suara.com - Pihak berwenang Argentina menemukan sesosok jasad yang menurutnya sebagai pendaki asal Spanyol yang hilang 30 tahun lalu di bagian barat pegunungan negara tersebut.
Jasad tersebut ditemukan oleh seseorang yang tengah berjalan di dekat gletser di Kota Potrerillos di Provinsi Mendoza, pegunungan Andes. Pihaknya akan menggunakan tes DNA untuk mengonfirmasi identitas, kata petugas penyelamatan kepada Reuters, Jumat (17/5/2019).
"Pada titik tertentu dirinya kehilangan pijakan atau terjatuh, atau angin menerpanya hingga jatuh ke dalam gletser," kata Wakil Komisaris Alejandro Alonso, anggota patroli penyelamatan polisi Mendoza.
Menurut petugas, sebuah tas punggung berisi dokumen ditemukan bersama jasad tersebut namun ia tak dapat mengungkapkan informasi lebih lanjut karena verifikasi identitas korban diserahkan kepada forensik kepolisian, dengan menggunakan sampel DNA kerabat.
"Korban menggunakan sepatu gunung dan pakaian tren di masa itu. Hanya itu yang dapat saya katakan," kata Alonso. "Jasadnya telah lama berada di dalam gletser."
Penemuan tersebut berada jauh dari rute biasa yang dilewati para pendaki yang terpikat dengan keindahan alam kawasan tersebut, kata Alonso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!