Suara.com - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menanggapi kedatangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di luar jam besuk tahanan di Kantor Polda Metro Jaya.
Seperti dikutip SUARA.com dari akun Twitter @Uki23, Selasa (21/5/2019), Dedek Prayudi menuding Prabowo Subianto sengaja membesuk di malam hari, padahal jam besuk pukul 10.00 hingga pukul 15.00 WIB.
Dedek Prayudi pun mempertanyakan apakah tim Prabowo sengaja membuat narasi seolah ada kezaliman aparat atau memang tidak mengerti aturan. Dia menilai narasinya gampang tertebak.
"Mas @Dahnilanzar dan pak @prabowo sengaja menjenguk malam hari? Padahal jam besuk itu kan 10.00-15.00. Sengaja datang di luar jam besuk supaya ketidaktertiban Anda bisa menjadi narasi seolah kedzaliman aparat atau tim Anda emang tak paham aturan? Kok narasinya terlalu mudah ditebak?" cuit Dedek Prayudi.
Cuitan Dedek Prayudi ini menanggapi kicauan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Dalam cuitannya, Dahnil Anzar mengabarkan dan mengunggah sejumlah foto Prabowo Subianto ketika hendak menjenguk Lieus Sungkharisma dan Eggi Sudjana namun berakhir ditolak.
Di cuitannya, Dahnil Anzar mengatakan Prabowo berharap polisi atas nama kemanusiaan agar mengizinkan dirinya membesuk, tapi tetap tak diizinkan.
"Pak @prabowo datang untuk mengantarkan makanan buat Bang Eggi dan Pak Lieus, dengan harapan atas nama kemanusiaan polisi memberikan diskresi agar beliau bisa menjenguk dan bercakap-cakap dengan keduanya. Namun, tak diizinkan," cuit Dahnil Anzar melalui akun @Dahnilanzar.
Sekadar informasi, Prabowo Subianto ditolak ketika hendak membesuk dua pendukungnya, Lieus Sungkharisma dan Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya. Polisi beralasan jam besuk sudah habis.
Baca Juga: Ferdinand Mesem, Rachland: Tak Ada Ingatkan Prabowo Jam Besuk Tahanan?
Lieus Sungkharisma ditangkap penyidik Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar.
Lieus dituduh menyebarkan hoaks dan berniat melakukan aksi makar.
Sementara itu, Eggi Sudjana ditahan penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (14/5/2019) setelah diperiksa selama 13 jam sejak Senin (13/5/2019) pukul 16.30.
Hal ini berdasarkan surat penangkapan dengan nomor register B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum.
Eggi ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar terkait seruan people power.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU
-
Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT
-
Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar