Suara.com - Muhammad Alvin Faiz, putra ustaz kondang Arifin Ilham mengabarkan bahwa ayahnya tengah mengalami masa kritis.
Hal itu dikabarkan melalui akun jejaring sosial Instagram miliknya, @alvin_411, Selasa (21/5/2019).
Dalam unggahan tersebut, Alvin Faiz juga meminta doa kepada seluruh masyarakat agar Ustaz Arifin Ilham bisa sembuh.
"Assalamualaikum wr wb. Tepat hari ini Abi @kh_m_arifin_ilham sedang mengalami masa kritis. Teman-teman yang kami cintai karena Allah, kami selaku keluarga mohon doa dari teman-teman semua untuk kesembuhan Abi @kh_m_arifin_ilham, semoga bisa melewati semua cobaan ini, bisa disembuhkan dan dipulihkan kembali, insyaAllah, amiin," tulis Alvin Faiz.
Sebelumnya, Ustaz Arifin Ilham yang tengah berjuang melawan kanker lagi-lagi dikabarkan meninggal dunia.
Hal itu diketahui dari pesan WhatsApp yang diterima oleh sahabat Arifin, Ustaz Yusuf Mansur.
Si pengirim pesan bertanya kepada Yusuf soal kebenaran kabar tersebut.
"Assalamualaikum Kyai, maaf ada info Ustaz Arifin Ilham meninggal, apakah benar?," demikian tanya si pengirim seperti terlihat di dalam bidik layar percakapan yang diunggah Yusuf Mansur di Instagram beberapa jam lalu.
Merasa kabar tersebut adalah hoaks, Yusuf Mansur memberikan bantahan. Di dalam pesan itu, dia juga minta doa agar Arifin Ilham segera sembuh dari penyakit yang diidap.
Baca Juga: AMD Donasikan Perangkat Teknologi untuk Pemulihan Sulteng
"InsyaAllah nggak benar. Mohon doa agar beliau panjang umur, kembali sehat, dan terus panjang umur, lagi sehat. Titip doa di waktu shubuh. Juga buat seluruh tokoh agama, pemuka agama, dan juga semua masyarakat Indonesia dan dunia. Makasih ya," demikian balasan Yusuf Mansur.
Ini memang bukan kali pertama Ustaz Arifin Ilham dikabarkan meninggal dunia. Sejak diketahui mengidap kanker, kabar tersebut cukup sering muncul.
Belakangan, Ustaz Arifin Ilham bikin surat wasiat yang disampaikan lewat Instagram. Pendakwah yang memiliki suara khas itu ternyata sudah menyiapkan kain kafan dan tempat yang akan menjadi pemakamannya.
Ustaz Arifin Ilham juga minta jenazahnya nanti disalatkan dalam dua sesi. Pertama di masjid Az Zikra, kemudian di masjid Gunung Sindur.
Berita Terkait
-
Artis Seksi Anak Pendiri Pesantren, Nangis Dicecar di Ruang Sidang
-
Yusuf Mansur Tepis Kabar Ustaz Arifin Ilham Meninggal
-
Semburan Air 7 Meter Dekat Ponpes Ustaz Arifin Ilham Gegerkan Warga Bogor
-
Istri Menangis Dengar Wasiat Kematian dari Ustaz Arifin Ilham
-
Ustaz Arifin Ilham Siapkan Makam dan Kain Kafan untuk Meninggal
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden