Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengucapkan selamat kepada Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi atas terselenggaranya pemilihan langsung terbesar dan paling rumit sedunia.
"Selamat untuk Anda dan rakyat Indonesia atas terselenggaranya pemilihan umum yang bebas, adil dan damai," ujar Trump lewat siaran pers Gedung Putih pada Selasa (21/5/2019).
Selain itu, lanjut Trump, dengan naiknya tingkat partisipasi masyarakat hingga 80 persen, artinya transformasi demokrasi di Indonesia yang sudah terjadi selama 20 tahun berhasil.
“Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara lain di dunia,” kata Trump sebagaimana dilansir dari laman Kantor Berita Anadolu, Rabu (22/5/2019).
AS, kata Trump, merasa bangga dapat bekerja sama dalam kemitraan strategis dengan Indonesia, sebagai dua negara demokrasi terkemuka di dunia.
Kedua negara, menurut Trump, memiliki kesamaan pandangan soal isu kawasan dan pentingnya penegakan hukum dan perlindungan hak-hak fundamental.
AS, imbuh Trump, berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia dalam berbagai organisasi seperti Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara dan Dewan Keamanan PBB.
“Saya berkomitmen untuk memperkuat hubungan kerja sama demi mencapai potensi demokrasi yang luar biasa,” kata dia.
Indonesia menggelar pemilihan presiden dan anggota legislatif secara serentak pada 17 Mei 2019.
Baca Juga: Bertemu di Istana, AHY Sampaikan Selamat kepada Jokowi
Pemungutan suara digelar di 809.699 TPS dengan 192.866.254 orang daftar pemilih tetap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat