Suara.com - Kepala Divisi Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai usulan Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto bertemu sebelum lebaran atau saat ramadan, usulan bagus. Ferdinand mendukung mereka bertemu dalam waktu dekat.
Ferdinand pun menyindir jika pertemuan Jokowi dan Prabowo jangan sampai dilakukan diam-diam. Hal itu dikatakan Ferdinand dalam akun Twitternya, @FerdinandHaean2, Selasa (28/5/2019).
"Bagus...!! Saya dukung, daripada kucing-kucingan..!!" tulis Ferdinand.
Sebelumnya Sandiaga mengungkapkan Prabowo menunggu telepon dari Jokowi untuk bertemu. Prabowo bisa bertemu kapan saja dengan Jokowi.
Hal itu dikatakan Sandiaga di Masjid Raya Palapa Baitus Salam, Jalan Holtikultura, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5/2019) kemarin. Sandiaga menyarankan Jokowi dan Prabowo bertemu sebelum lebaran atau saat Ramadan ini.
Prabowo dan Jusuf Kalla juga sebelumnya sudah bertemu diam-diam. Dalam pertemuan kedua tokoh itu, Sandiaga Uno mengatakan banyak hal yang dibicarakan termasuk soal aksi damai dan kerusuhan 22 Mei.
Sandiaga menjelaskan, Prabowo memastikan kepada JK bakal menempuh konstitusional. Prabowo menemui JK yang merupakan pejabat negara, juga termasuk dalam jalur tersebut. Sandiaga juga mengungkapkan, Prabowo dan JK membahas dampak ekonomi setelah kerusuhan 22 Mei dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengakui Jusuf Kalla sudah melakukan pertemuan dengan Calon Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (23/5/2019). Jokowi menuturkan, pertemuan tersebut atas inisiatif dirinya dan JK.
Baca Juga: Demokrat Respon soal Usulan Jokowi dan Prabowo Bertemu Sebelum Lebaran
Berita Terkait
-
Tiket Pesawat Mahal, Ferdinand: Itu Bagian dari Kerja Kerja Kerja
-
Dipanggil Polda Sumut, Dahnil Mengaku Belum Terima Surat Panggilan
-
Demokrat Respon soal Usulan Jokowi dan Prabowo Bertemu Sebelum Lebaran
-
Video Momen Persahabatan Jokowi - Prabowo Bikin Adem Ayem Warganet
-
SBY: Ada yang Larang Pihak 02 Komunikasi dengan 01
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar