Suara.com - Bocah 14 tahun putra miliuner Ukraina dipenjara karena membunuh temannya memakai pisau, hanya gara-gara dirinya dikalahkan dalam gim komputer.
Bocah itu, yang dinamai di Ukraina sebagai Vasya Turda, awalnya diberikan permainan komputer 5 dimensi senilai £ 19.750 atau setara Rp 317 juta oleh ayahnya yang kaya.
Vasya, seperti diberitakan The Sun, Rabu (29/5/2019), mengundang temannya yang bernama Vasya Pop (15) ke rumah keluarganya di Nizhnyaya Apsha, untuk memamerkan perangkat lunak hi-tech barunya.
Tetapi, beberapa jam kemudian, leher Vasya Pop digorok memakai pisau. Tak hanya itu, pada tubuh bocah itu terdapat total 27 luka tusukan.
"Dia menusuk putraku dengan pisau. Ada 27 luka tusuk, kepalanya hampir putus, lehernya dipotong dari telinga ke telinga," kata Mikhail Pop, ayah korban.
Mikhail sampai-sampai memaki teman mendiang anaknya itu sebagai maniak.
Sementara berdasarkan penyidikan polisi, perseteruan keduanya dipicu akibat si anak miliuner dikalahkan oleh temannya itu dalam permainan komputer.
Vasya Pop sempat melarikan diri dengan darah mengalir dari lehernya yang terluka parah. Dia berlari ke lantai dasar saat Turda mengejarnya memegang pisau.
Gambar-gambar polisi menunjukkan jejak darah berserakan di rumah besar itu. Vasya Turda akhirnya dihukum tiga setengah tahun penjara oleh pengadilan Ukraina.
Baca Juga: Komedian Ukraina Volodymyr Zelensky Resmi Dilantik Jadi Presiden
Sedangkan gim komputer yang dimainkan para remaja itu tidak diungkapkan.
Untuk diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini telah mengakui kecanduan video game sebagai gangguan mental resmi.
Diperkirakan, hampir 90 juta gamer memiliki hubungan yang tidak sehat lantaran hobi mereka, dengan pria berusia 18-24 paling berisiko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan