Suara.com - Senior Manager Humas Daop l Jakarta, Eva Chairunisa memastikan praktik calo sudah tidak ada pada musim mudik Lebaran 2019. Dengan sistem pembelian tiket kereta api berbasis online, Eva mengatakan kesempatan oknum nakal tersebut sudah tertutup rapat.
Eva menjelaskan, sistem pembelian tiket secara online telah memberi kemudahan pagi penumpang yang hendak membeli tiket, bahkan sejak jauh-jauh hari.
"Calo tiket seharusnya kalau sekarang udah enggak bisa ya. Karena, dengan adanya sistem online," kata Eva di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2019).
Selain itu, kata Eva, dalam proses pemesanan tiket data penumpang sudah diinput sejak awal pemesanan dan harus sesuai dengan data diri pribadi penumpang. Sehingga, hal itu sangat tidak mungkin dapat memberikan kesempatan terjadinya praktik calo.
"Misalnya gini, kalau masnya mau jadi calo, enggak bisa masukin asal-asal nama orang, itu enggak bisa. Nanti saat proses boarding, check in ya harus sesuai namanya. Ya kalau sudah seperti ini kan sangat tidak mungkin untuk calo beroperasi," ujarnya.
Meski demikian, Eva mengatakan hal berbeda jika seseorang meminta tolong untuk memesankan tiket kepada orang lain namun dengan data pribadi si pemesan. Eva menilai hal itu sebagai jasa pemesanan bukan sebagai praktik percaloan.
"Tapi beda konteksnya kalau misalkan ada orang yang misalnya saya sama mbanya kenal nih, 'mba tolong dong cariin saya tiket ini, nanti saya kasih tips' nah itu kan bukan calo, tapi jasa. Dan itu haknya penumpang masing masing," tutupnya.
Berita Terkait
-
Rawan Kecelakaan, Pemudik Lewat Kabupaten Magetan Wajib Waspada 5 Jalur Ini
-
Brimob Hingga Anjing Pelacak Jaga Keamanan Mudik di Stasiun Pasar Senen
-
Mengaspal Mudik Lebaran 2019? Jangan Lupa Asuransi dan Kartu
-
Lebaran 2019 Sebentar Lagi, Ini Daftar Mobkas Paling Favorit
-
Kemenhub: 31 Mei Puncak Arus Mudik
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital