Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pegawai Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) atas predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2018 kepada Kemnaker dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ini merupakan pencapaian WTP dalam 3 tahun secara berturut-turut, yaitu 2016, 2017 dan 2018.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Kemnaker, yang dari waktu ke waktu terus menunjukkan prestasinya. Hasil audit laporan keuangan kita kembali memperoleh status WTP, " ujarnya, saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama Kemnaker, di Kemnaker, Jakarta, Jumat (31/5/2019).
Hanif menyebut, raihan WTP kepada Kemnaker tak lepas dari kerja keras, dedikasi dan kerja sama seluruh pejabat di Kemnaker dalam pengelolaan keuangan negara, sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.
"Hal-hal baik semacam itu, ke depan harus kita pertahankan, dan yang masih kurang harus terus-menerus kita perbaiki di masa mendatang, " ujarnya.
Menurutnya, kinerja Kemnaker semakin membanggakan. Saat kinerja semakin membaik, prestasi pun akan terlihat.
"Mudah-mudahan hal semacam ini terus kita tingkatkan di waktu mendatang, termasuk bagi saudara yang sekarang ini mengemban amanat baru sebagai pimpinan pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemnaker, " ujarnya.
Hanif ingin pada 2019, seluruh pejabat tinggi madya dan pratama mampu melakukan percepatan implementasi program Kemnaker, termasuk realisasi anggaran Kemnaker.
"Kita berharap agar hasilnya berkualitas, dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat, tapi anggarannya juga bisa dipertanggungjawabkan, sesuai standar akuntasi dan prosedur maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku, " katanya.,
Ia merasa yakin, komitmen, kehendak, disiplin, kerja keras dan loyalitas seluruh pejabat di Kemnaker akan mengantar kementerian ini bisa dijadikan contoh bagi kementerian dan lembaga lain.
Pejabat yang dilantik adalah Budi Hartawan sebagai Irjen; Tri Retno Isnaningsih (Kabarenbang); Aris Wahyudi (Staf Ahli Bidang Ekonomi dan SDM); Suhartono Sail (Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional); Darmawansyah (Kepala Biro Perencanaan); dan Indiah Winasih (Direktur Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Ditjen Binapenta dan PKK).
Hanif menyatakan, jabatan pimpinan tinggi madya dan pratama merupakan ujung tombak yang merumuskan kebijakan, sehingga sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan unit kerja masing-masing.
"Sekaligus merupakan posisi kunci dalam sinergitas dengan unit kerja lainnya yang mendukung pada pencapaian kinerja yang lebih baik, " ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk