Suara.com - Kepergian sosok Ani Yudhoyono pada Sabtu (1/6/2019) di rumah sakit di Singapura meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga Presiden RI ke-6 SBY termasuk masyarakat Indonesia.
Ani Yudhoyono yang bernama asli Kristiani Herrawati mangkat di usia 66 tahun. Semasa hidupnya, Ani Yudhoyono disebut-sebut sangat mengagumi sosok ibundanya, Sunarti Sri Hadiyah atau biasa disapa Ibu Ageng.
Hal itu terlihat saat SBY berpidato pada Sabtu malam. Menurut SBY, ibu Ageng harus bangga memiliki putri yang teramat kuat dalam berjuang.
"...Ibu Ageng, Ibu harus bangga, putrinya kembali insyaallah khusnul khotimah, dia orang yang tidak mau menyerah, dia bilang sama saya ibu Ageng, saya pasrah, tetapi tidak menyerah, sampai kepada batas yang dia bisa capai. Jadi Ibu harus bersyukur, berbahagia, memiliki putri seperti itu," ujar SBY.
Di saat sang putri meninggal dunia di usia 66 tahun. Sosok Ibu Ageng pada 20 Mei 2019 lalu baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-89.
Di akun Instagramnya pada 2018 lalu, Ani Yudhoyono pernah mengunggah foto sang ibunda saat ulang tahun. Sebagai rasa syukur dan ucapan ulang tahun, Ani mengunggah video yang berisi foto-foto momen sang ibunda bersama keluarga besar.
"Selamat Ulang Tahun ke-88, 20 Mei 2018 bundaku sayang, ibu Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto. Kami amat bahagia bila melihatmu sehat, seger dan waras. Tawamu adalah kebahagiaanku anak-anak, menantu-menantu, cucu-cucu dan cicit-cicitmu. Nasihatmu tetap kami tunggu," tulis Ani Yudhoyono dalam akun Instagramnya.
Sebelumnya, Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono menceritakan detik-detik terakhir menjelang sang istri Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono wafat, di rumah duka Puri Cikeas, Bogor.
Pernyataan ini menanggapi banyaknya pertanyaan yang dilontarkan masyarakat melalui media sosial mengenai kondisi Ibu Ani yang sempat membaik beberapa waktu lalu.
Ani Yudhoyono beberapa waktu lalu sempat diperbolehkan keluar ruang ICU Rumah Sakit National University Hospital (NUH) Singapura, dan tampak berjalan-jalan dengan kursi roda bersama SBY dan keluarga.
Baca Juga: Sepotong Kenangan Indah Pembatik Difabel Boyolali akan Sosok Ani Yudhoyono
"Banyak yang bertanya 'Pak SBY kan kemarin ada tayangan di media sosial bahwa Bu Ani sudah kelihatan membaik perkembangannya," cerita SBY di depan Presiden Jokowi, mantan Presiden BJ Habibie, keluarga dan para pelayat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019) tengah malam.
SBY membenarkan sekitar tiga minggu lalu sebelum krisis, perkembangan kesehatan Ani Yudhoyono membaik. “Bahkan kami punya harapan Insya Allah bisa disembuhkan. Karena dokter mengatakan bahwa sel-sel kanker dalam tubuh Bu Ani menurun secara tajam," kata SBY.
Namun perkembangan kondisi kesehatan membaik ini tidak bertahan lama. “Tiga hari lalu, ada ledakan sel-sel kanker. Meningkat tajam sehingga para dokter kewalahan. Sehingga pada akhirnya masuk ICU," cerita SBY.
Ia kemudian menceritakan sempat berkomunikasi sebelum wafat dan direspons oleh istrinya, meski sedang dalam keadaan deep sleep.
Berita Terkait
-
Sepotong Kenangan Indah Pembatik Difabel Boyolali akan Sosok Ani Yudhoyono
-
Cerita SBY, Ibu Ani Sempat Membaik Sebelum Terjadi Ledakan Sel-Sel Kanker
-
Cerita SBY, Perawat RS Katakan Madam Ani Strong Woman
-
Tiba di Lanud Halim, Tangis SBY Pecah
-
Rumah Makan Klasik Ini Jadi Favorit Ani Yudhoyono di Surabaya
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap