Suara.com - Belum lama ini publik dibuat geger dengan peristiwa Pesawat Air New Zealand yang tersambar petir beberapa waktu lalu.
Akibatnya, pesawat tersebut harus berputar balik dan kembali ke bandara.
Beruntung, Pesawat Air New Zealand tersebut mendarat dengan selamat di Bandara Auckland.
Dilansir Suara.com dari laman Brisbane Times, Minggu (2/6/19), Pesawat Air New Zealand dengan kode penerbangan NZ42 ini telah lepas landas menuju Haiti.
Namun, tak lama setelah lepas landas, mendadak pesawat tersebut tersambar petir.
Sejumlah penumpang ikut terkejut saat melihat bahan bakar dibuang oleh sang pilot dari pesawat.
Sempat tertangkap kamera penumpang, pesawat mencoba membuang bahan bakar di udara sepanjang penerbangan.
Tidak lama berselang, pilot mengarahkan pesawat untuk kembali ke Bandara Auckland di Selandia Baru.
Setelah itu, barulah penumpang mengetahui bahwa pesawat mereka sempat tersambar petir.
Baca Juga: Deretan Destinasi Wisata di Selandia Baru yang Selalu Indah Setiap Musim
Sebagian besar penumpang mengucapkan terima kasih dan memuji aksi pilot yang berhasil mengendalikan pesawat usai tersambar petir.
Pihak maskpai Air New Zealand juga menyampaikan bahwa pesawat telah mendarat dengan kondisi baik dan seluruh penumpang dalam keadaan selamat.
Para penumpang kemudian diarahkan untuk berpindah pesawat dan kembali melanjutkan perjalanan.
"Jarang terjadi peristiwa seperti ini, pesawat sendiri telah dirancang untuk bisa mengatasi sambaran petir, pilot kami sudh berencana memperbaiki masalah ini," ungkap pihak Air New Zealand dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
-
Breaking News! Pesawat Bonanza TNI AL Dikabarkan Kecelakaan di Runway Bandara Juanda
-
Dari Langit Dunia ke Nusantara: Jaringan Singapore Airlines yang Bikin Indonesia Makin Terhubung
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
Setelah Soetta-I Gusti Ngurah Rai, InJourney Percantik 5 Bandara Tahun Ini
-
Banjir Mulai Surut, Tol Bandara Soetta Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun