Suara.com - Kecelakaan tunggal terjadi di wilayah PLTA Batang Agam, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Minggu (9/6) malam dan terdapat dua korban belum ditemukan.
"Pagi ini sekitar pukul 08.00 WIB kami lanjutkan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan bersama tim gabungan," kata Kapolsek Baso Iptu Adrianto ketika dikonfirmasi dari Bukittinggi, Senin (10/6/2019).
Diketahui, dua korban yang belum ditemukan atas nama Deva (6) dan Mulyati (56).
Mobil Kijang Innova dengan nomor polisi BA 1751 BP dari arah Payakumbuh menuju Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar mengalami kecelakaan sekitar pukul 21.10 WIB di PLTA Batang Agam.
Mobil tersebut masuk jurang sedalam sekitar 100 meter dan diperkirakan terdapat 10 orang penumpang di dalamnya.
Delapan di antaranya telah berhasil dievakuasi dalam kondisi luka berat dan luka ringan serta satu orang meninggal dunia.
Koordinator Lapangan Bukittinggi Rescue Team Feri Mulyadi menambahkan berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, rombongan yang mengalami kecelakaan hendak pulang menuju Koto Baru setelah berlebaran di Payakumbuh.
"Mobil baru selesai dievakuasi dari dasar jurang jelang subuh, Senin (10/6) sekitar pukul 4.30 WIB," terangnya seperti dikutip dari Antara.
Selama proses evakuasi korban terdapat hambatan disebabkan medan yang sulit dengan kondisi licin, penerangan kurang dan arus sungai yang deras.
Baca Juga: Rektor Unbaja Kecelakaan Setelah Mudik Lebaran, Dua Anaknya Tewas
Kondisi tersebut juga menyebabkan seorang relawan yang ikut membantu harus mendapatkan pertolongan pertama.
Berikut korban yang sudah berhasil dievakuasi dan menjalani perawatan di rumah sakit di Payakumbuh: korban selamat Yesi Novita (40), Khairani (9), Putri Hidayah (11), Intan Okti Syaputri (23), M Alvin (19), Syafril (60), Rasyid Akbar (18), korban meninggal Putri Najwa (7) dan seorang relawan yang membantu evakuasi Arsil (40).
Berita Terkait
-
Uji Nyali Copot Rem Depan, Pemotor di Mojokerto Berakhir Tragis
-
Tak Kuat Menanjak, Bus Sarat Penumpang Terbalik di Pekanbaru
-
Rektor Unbaja Kecelakaan Setelah Mudik Lebaran, Dua Anaknya Tewas
-
Kepala Berlumuran Darah, Driver GrabBike Tewas di Depan RS Brawijaya
-
Kecelakaan di Jalur Curam, Fitur Rem CBS Motor Matic Jadi Sorotan Warganet
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali