Suara.com - Satu unit bus bernomor polisi BH 7079 AU yang berisi 28 penumpang gagal menanjak di jalan lintas Pekanbaru-Pelalawan, tepatnya di Kecamatan Tenayan Raya, Provinsi Riau. Akibatnya bus Indonesia Mulia Indah tersebut mundur dan terbalik.
Kapolsek Tenayan Raya, Kompol M Hanafi di Pekanbaru, Minggu (9/6/2019), mengatakan sedikitnya dua orang terluka akibat insiden tersebut dan harus mendapatkan penanganan medis.
Sementara kondisi bus rusak parah dengan bagian kaca depan dan belakang hancur. Bus pun tidak dapat melanjutkan perjalanan yang sebelumnya bergerak dari arah timur tersebut.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, dua orang terluka. Satu supir dan satu lagi penumpang," kata Hanafi seperti dilansir Antara.
Dia menuturkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Bus yang melintas di jalan lintas timur bergerak dari arah Pelalawan itu tidak kuat menanjak saat tepat berada di Kilometer 21, atau Kelurahan Sialang Rampai.
"Saat di tanjakan mobil tersebut tidak sanggup menaiki tanjakan lalu mundur ke belakang dan mengalami out off controle kemudian terbalik di tengah jalan," ujar Hanafi.
Hanafi mengatakan bahwa insiden itu merupakan murni kecelakaan tunggal. Jika dilihat dari kondisi jalan saat itu dalam keadaan sepi dan tidak berlubang cuaca juga cerah pagi itu. Sehingga dapat disimpulkan sementara karena kesalahan teknis pada mesin kendaraan tersebut.
Olehnya, dia terus mengimbau kepada pemilik alat transportasi untuk selalu memeriksa kendaraannya sebelum bepergian jauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Nyaris 1 Juta Pemudik Nyebrang dari Merak Menuju Bakauheni
Berita Terkait
-
Selama Mudik Lebaran, Ada 471 Kecelakaan dan 113 Pemudik Tewas
-
Sulut Kembang Api di Dalam Mobil, Seorang Remaja Tewas Mengenaskan
-
Terjun Bebas di Parit Tol Batang - Semarang, Dua Penumpang Starlet Tewas
-
Usai Antar Pasien, Mobil Ambulans Tabrak Tembok Lalu Terguling
-
Tewas dalam Kecelakaan, Jose Antonio Reyes Gemar Geber Mobil Mewah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook