Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (11/6/2019) mengatakan telah menerima surat yang sangat hangat dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dan menyebutnya sebagai korespondensi "yang indah".
Ketika berbicara kepada awak media di Gedung putih, Trump menambahkan, "Saya rasa sesuatu akan terjadi dan itu akan menjadi sangat positif," tanpa memberikan penjelasan.
Washington sedang berupaya merajut kembali momentum dalam pembicaraan dengan Pyongyang, yang bertujuan supaya Korea Utara meninggalkan program senjata nuklirnya. Trump dan Kim terakhir bertemu pada awal tahun ini di Hanoi namun gagal mencapai kesepakatan denuklirisasi.
Trump berbicara sehari setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa saudara tiri Kim Jong Un, yakni Kim Jong Nam, merupakan informan Badan Intelijen Pusat (CIA) AS. Kim Jong Nam terbunuh di bandara Kuala Lumpur Malaysia pada 2017.
"Saya memang menerima surat manis dari Kim Jong Un ... Saya menghargai surat itu. Saya mengetahui informasi tentang CIA sehubungan dengan saudaranya, atau saudara tirinya. Dan saya akan memberitahunya bahwa itu tidak akan terjadi pada saya ... Saya tidak akan membiarkan itu terjadi." "Surat yang sangat manis dan hangat," kata Trump. "Saya rasa Korea Utara memiliki potensi yang luar biasa." (Antara)
Berita Terkait
-
Saudara Tiri Kim Jong Un Disebut Sebagai Informan CIA
-
Pakai Kacamata Hitam, Melania Trump Lagi-Lagi Dihujat Warganet
-
Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat Berdampak pada Industri Otomotif
-
Inilah Ucapan Reflektif Selamat Lebaran 2019 dari Para Kepala Negara
-
Ganti Gaya Rambut, Poni Lempar Donald Trump Dipuji Netizen
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran