Suara.com - Sejumlah bencana alam terjadi di beberapa wilayah menjadi perhatian besar Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial (Kemensos), Sonny W. Manalu mengatakan, sejak hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri 1440 H, yaitu Senin (10/6/2019), Mensos memastikan seluruh karyawan masuk kerja dan memberikan pelayanan terhadap publik sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
"Beliau melihat langsung aktivitas kerja di beberapa unit kerja dan memantau perkembangan terkini penanganan bencana alam yang terjadi di beberapa daerah, seperti banjir di Kabupaten Konawe Utara, banjir di Kabupaten Tanah Bumbu, banjir di Kabupaten Kutai Kartanegara, banjir di Kabupaten Sidrap dan konflik sosial di Kabupaten Buton," katanya, saat mendampingi kunjungan Mensos ke Sultra, Rabu (12/6/2019).
Sonny mengatakan, Mensos memiliki perhatian besar dan sangat detil terhadap setiap tahapan proses penanganan korban bencana di berbagai wilayah, baik pada saat bencana maupun setelah bencana.
"Hal pertama yang selalu beliau tekankan adalah secepat-cepatnya memberikan bantuan kebutuhan dasar bagi korban bencana. Oleh karena itu, kami di jajaran Kementerian Sosial berupaya semaksimal mungkin agar bantuan dapat terdistribusi dengan melakukan segala daya upaya," tuturnya.
Ia menambahkan, sejak dilantik menjadi Mensos pada 24 Agustus 2018, Agung menaruh perhatian besar terhadap setiap jenis masalah sosial yang menjadi kewenangan Kemensos.
"Hal ini tentu saja menjadi motivasi yang kuat bagi seluruh pejabat Kemensos untuk bekerja maksimal untuk hasil yang maksimal," terang lelaki yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial & Korban Perdagangan Orang ini.
Dalam setiap rapat bersama jajaran pejabat Kemensos, Mensos selalu memerintahkan agar 27 jenis masalah kesejahteraan sosial harus ditangani dengan baik. Kedekatan Agus dengan seluruh karyawan tanpa kecuali, membuat gairah kerja segenap jajaran Kemensos selalu tinggi, walau masalah sosial datang silih berganti.
Setiap menyampaikan arahan di hadapan para karyawan, Mensos selalu mencontohkan Presiden Joko Widodo yang turun ke lapangan tiada lelah dan tanpa memandang waktu.
Baca Juga: Mensos Gelar Halalbihalal dengan Pegawai dan Mitra Kerja Kemensos
"Kita harus bisa mengikuti cara kerja presiden yang bekerja tulus," ujar Sonny, mengutip pernyataan Mensos.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI