Suara.com - Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) menegaskan Andy Wibowo (53), pengemudi sedan BMW yang melakukan aksi koboi jalanan, bukan anggota asosiasi olah raga tersebut. Lantaran, kepemilikan senjata anggota Perbakin hanya bertujuan untuk kepentingan olahraga.
Humas Pengurus Pusat Perbakin, Rocky Roring menegaskan hal tersebut saat dihubungi Suara.com, Senin (17/6/2019).
Menurut Rocky, dalam aturan Perbakin, anggotanya dilarang mengeluarkan senjata di jalanan. Karena itu, ia menganggap kepentingan untuk menelusuri izin kepemilikan senjata Andy bukan urusan Perbakin.
"Untuk kepentingannya olah raga itu tidak bisa dibawa kemana-mana. Jadi tidak ada orang yang mengeluarkan senjata api di jalan. Itu sudah pasti bukan anggota Perbakin," tegasnya.
Rocky menjelaskan, izin kepemilikan senjata api yang dikeluarkan Perbakin berbeda dengan izin dari kepolisian. Ia mejelaskan, untuk izin senjata dan bisa dibawa demi membela diri bernama Izin Kepemeilikan Senjata Api (IKSA) yang diterbitkan Mabes Polri.
"Jadi kalau dibawa kemana-mana itu namanya IKSA, izin kepemilikan senjata api. Itu adanya langsung dari Mabes Polri," kata Rocky.
Rocky mengakui, pihaknya belum menelusuri keterkaitan izin senjata Andy dengan Perbakin. Sebab, Andy disebut Rocky belum menyatakan diri sebagai anggota Perbakin.
"Kan dia belum menyebutkan dia anggota Perbakin. Kalau dia sudah menyebutkan anggota Perbakin baru kita tanya. Tapi selama dia belum menyebutkan berarti bukan," pungkas Rocky.
Sebelumnya, polisi akhirnya mengungkap aksi koboi jalanan yang dilakukan pengemudi mobil sedan BMW di Jalan Alaydrus, Gambir Jakarta Pusat. Pelaku yang ditangkap karena aksi menodongkan senjata api kepada pengendara mobil itu adalah Andi Wibowo (53).
Baca Juga: Polisi Cek Keaslian Surat Izin Kepemilikan Senjata Api Pengemudi BMW
Polisi meringkus koboi jalanan itu ketika sedang berada di depan Hotel Red Top di Pecenongan, Jakarta Pusat, dini hari tadi.
Dari penyidikan sementara, aksi koboi jalanan terjadi lantaran Andy emosi setelah menganggap pengemudi Isuzu Panther yang berada di depannya melawan arus. Kepada polisi, Andy tak mengetahui jika Jalan Alaydrus merupakan dua arah.
Merasa emosi, Andy turun dari sedan mewahnya seraya menodongkan pistol dan mengetuk mobil tersebut. Kasus ini terungkap setelah aksi koboi jalanannya itu terekam kamera pengawas atau CCTV dan viral di media sosial.
Berita Terkait
-
Polisi Ringkus Pengemudi Sedan BMW yang Tenteng Beceng di Jalanan
-
Nekat Lawan Arah, Pemobil Ini Acungkan Pistol ke Pengguna Jalan di Jakpus
-
Dor! Bernasib Malang, Pria Ini Tidak Sengaja Tembak Penisnya Sendiri
-
Gelagat Aneh Sebelum Tewas, Fransiskus Bagi-bagikan Uang dan Emas
-
Tersangka Peluru Nyasar di DPR Kantongi Sertifikasi Tembak Reaksi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian
-
Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI
-
Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK
-
Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?