Suara.com - Rencana host sekaligus influencer Deddy Corbuzier untuk memeluk agama Islam, Jumat (21/6/2019) ini, menuai reaksi dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.
Melalui akun jejaring sosial Instagram @fahrihamzah, mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menulis status panjang mengenai sosok Deddy.
Awalnya, dia memuji sosok Deddy Corbuzier sebagai seorang host yang sangat berbakat dan serius belajar tentang tema percakapan.
"Saya tidak membaca bagaimana Deddy Corbuzier memutuskan menjadi seorang muslim. Tapi, saya bertemu beberapa kali. Umumnya di acara talkshow TV swasta untuk tema politik dan isu-isu aktual. Kesan saya, ia adalah host yang berbakat dan serius belajar tentang tema percakapan," tulis Fahri Hamzah seperti dikutip SUARA.com, Jumat (21/6/2019).
Menurut Fahri Hamzah, perasaannya bakal berbeda ketika melihat seorang Deddy Corbuzier menjadi seorang muslim. Dia meminta doa agar Deddy Corbuzier serius dengan agama yang dipeluknya.
"Perasaan saya berbeda melihat dia akan menjadi Muslim. Kita doakan saja Deddy Corbuzier serius dengan agamanya, tetap rasional dan apa adanya seperti apa adanya ia sebelumnya. Kita doakan dia tidak kecewa dengan wajah massa tetapi terpukau dengan cinta Ilahi," tulis Fahri Hamzah.
Rencana mualaf Deddy Corbuzier ini, tulis Fahri Hamzah, membuat dirinya teringat dengan sosok bernama Margret Marcuse yang memilih Islam bukan karena ikut-ikutan.
"Saya teringat seorang Margret Marcuse, yang memilih Islam bukan ikut-ikutan. Lalu dia bersyahadat setelah membaca Alquran. Gadis keturunan Yahudi Jerman ini akhirnya menikah dengan Muhammad Yunus Khan yang memberinya 5 anak. Maududi, ulama besar itu memberinya nama Maryam Jameela. Maryam Jameela lalu menjadi penulis dan cendekiawan yang serius, ia menulis begitu banyak buku untuk membela iman Islam. Ia sampai pada kesadaran yang sangat kuat untuk berdiri tegak di hadapan pemikiran barat yang pada masa itu tahun-tahun 60an masih belum terbuka," tulis Fahri Hamzah.
Dia pun tidak bisa membayangkan ketika Deddy Corbuzier menjadi Maryam Jameela. Pun demikian membayangkan seorang Deddy Corbuzier tetap berada di layar kaca sebagai host.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Mualaf, Masjid Al-Mbejaji Gelar Salat Jumat Kali Pertama
"Saya tidak membayangkan Deddy Corbuzier akan menjadi Maryam Jameela. Bahkan saya membayangkan dia tetap di layar kaca dan memperkuat posisinya sebagai host bagi acara-acara TV yang bermutu karena hal itu makin langka. Sudah benar beliau di situ," tulis Fahri Hamzah.
Pun Fahri Hamzah berharapp Deddy Corbuzier bisa menampilkan wajah lain Islam yang belum tampak.
"Sambil mempelajari agama Islam, saya berharap Deddy Corbuzier akan menampilkan wajah lain Islam yang belum tampak. Sesuatu yang juga langka. Islam hari ini, tidaklah mudah dipegang dan apalagi dibela. Tapi bukan berarti bagi orang tertentu itu sulit," tulis Fahri Hamzah.
Di akhir catatan kecil tersebut, Fahri Hamzah mengucapkan selamat datang kepada Deddy Corbuzier dengan penuh suka cita.
"Maka, seraya mengucapkan selamat datang kepada Deddy Corbuzier dengan penuh sukacita kita menyambutnya, semoga kehadiran beliau akan memberi INDONESIA kerukunan beragama yang lebih baik. Semoga suka-cita kita membesarkan jiwanya. Memilih iman, bukankah peristiwa sosial. Tapi peristiwa yang sangat personal. Tapi, bagi Deddy Corbuzier ia memberi nilai sosial pada peristiwa ini. Sampai kita mendengar ada yang merasa takut ini tersebar. Dan sudah begitu sering kita dengar," tulis Fahri Hamzah.
Berita Terkait
-
Artis Nyaris Bunuh Diri, Disemprot Larang Siarkan Proses Mualaf
-
Deddy Corbuzier Mualaf, Masjid Al-Mbejaji Gelar Salat Jumat Kali Pertama
-
Jelang Deddy Corbuzier Ucap Syahadat, Suasana Ponpes Ora Aji Lengang
-
Marko Simic Pamer Foto Ini, Netizen Doakan Jadi Mualaf
-
5 Fakta Ponpes Ora Aji, Tempat Deddy Corbuzier Bakal Ucap Syahadat
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?