Suara.com - Bos Mafia Italia yang terkenal telah melarikan diri dari sebuah penjara di Uruguay di mana ia menunggu ekstradisi ke Italia.
Rocco Morabito dan tiga tahanan lain kabur dari Lembaga Rehabilitasi Nasional di Montevideo "melalui atap," kata kementrian dalam negeri Uruguay Senin (24/6/2019).
Para buron itu menuju sebuah peternakan terdekat dan merampok pemiliknya, kata pernyataan kementerian itu.
Morabito seorang anggota kartel Ndrangheta atau Calabria sebelumnya adalah salah satu buron Italia yang paling dicari-cari sejak 1994. Ia ditangkap di Uruguay pada 2017 setelah 20 tahun lebih dalam pelarian.
Ia dijatuhi hukuman 30 tahun penjara oleh pengadilan Italia di mana Jaksa mengatakan Morabito berperan penting dalam operasi perdagangan narkoba antara Amerika Selatan dan Milan.
"Sangat mengecewakan seorang penjahat seperti Rocco Morabito, bos Ndrangheta, berhasil melarikan diri dari penjara Uruguay ketika menunggu ekstradisi ke Italia," kata Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini di Twitter. "Saya membuat dua janji: menyelidiki penuh pelarian itu, meminta penjelasan langsung dari pemerintah Montevideo dan mengejar Morabito, di mana pun ia berada, untuk menjebloskannya ke penjara yang pantas baginya.
''Ketika ditangkap, Morabito menjalani kehidupan mewah menggunakan identitas Brasil palsu dan paspor Portugal palsu.
Sumber: VOA
Baca Juga: Bobol Saluran Air, 3 dari 4 Napi Lapas Sungai Penuh yang Kabur Ditangkap
Berita Terkait
-
Tahan Imbang Uruguay, Pelatih Jepang: Kepercayaan Diri Kami Meningkat
-
Uruguay vs Jepang Berakhir Imbang, Luis Suarez Kecewa
-
Copa America 2019: Uruguay vs Jepang Berakhir Imbang 2-2
-
Hantam Ekuador, Cavani : Uruguay Siap Bertarung Raih Copa America
-
Uruguay Menang Telak, Berikut Hasil Copa America 2019
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil