Suara.com - Sidang pengucapan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) telah digelar Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019). Dalam sidang tersebut majelis hakim MK menyatakan menolak Seluruh gugatan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Putusan MK untuk sengketa Pilpres 2019 itu pun sudah pasti menuai beragam komentar. Tak semua pihak puas dengan hasil rangkaian sidang sengketa Pilpres 2019.
Sejumlah tokoh politik kemudian menyampaikan komentarnya ke Twitter. Banyak yang bersyukur, tapi tak sedikit pula yang kecewa. Berikut lima di antaranya:
1. Rocky Gerung
Pengamat politik sekaligus filsuf Rocky Gerung turut mengekspresikan tanggapannya untuk kemenangan Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi), yang selama ini kerap ia kritik.
Dalam cuitannya, Rocky Gerung mengucapkan selamat untuk kubu Jokowi. Namun, ia memilih menggunakan kata 'dimenangkan' ketimbang 'menang'.
"Jangan ngamuk lagi. Gue ucapin selamat. Selamat dimenangkan :)," tulisnya.
2. Vasco Ruseimy
Sebelas-dua belas dengan Rocky Gerung, Ketua DPP Partai Berkarya Vasco Ruseimy juga memberikan ucapan selamat yang bernada satire untuk Jokowi.
Baca Juga: Bincang Santai Dengan Donald Trump, Jokowi Dikasih Permen
"Selamat menempuh hidup lama!" kicau Vasco Ruseimy.
3. Ferdinand Hutahaean
Sementara itu, masih sama seperti sejak keluar dari barisan pendukung Prabowo, politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean kembali mengkritik capres yang dulu ia bela.
Pasca-putusan MK, Ferdinand Hutahaean mengomentari sikap Prabowo, yang dikabarkan sempat mempertimbangkan langkah hukum lanjutan setelah gugatannya ditolak MK.
"Langkah hukum apa lagi Pak? Sudah selesai. Kalau ada yang bisikin ke Mahkamah Internasional, jangan percaya orang itu, dia tidak paham hukum.
Pengadilan internasional hanya mengadili 2 hal, sengketa antarnegara dan kejahatan kemanusian. Pemilu tak termasuk di sana. @prabowo," ungkap Ferdinand Hutahaean.
Berita Terkait
-
Ajudan Prabowo: Kita Menangkan Hati dan Pikiran Rakyat
-
Prabowo Kalah, Pendukung Ngamuk Teriak Dasar Wartawan Cebong!
-
Alasan Etika, Prabowo Harus Ucapkan Selamat ke Jokowi
-
Pasca Putusan MK, Rocky Gerung: Gue Ucapin Selamat, Selamat Dimenangkan
-
MK Tolak Gugatan Prabowo, Erick Thohir Minta Lapang Dada Terima Putusan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027
-
Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme
-
Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah
-
Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar
-
Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi
-
Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!
-
Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika
-
Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo
-
Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus
-
4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia