Suara.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengisyaratkan akan angkat kaki lantaran masa jabatannya sebagai menteri di kabinet Presiden Joko Widodo akan berakhir.
Dalam sambutan, Yasonna beberapa kali mengingatkan kepada para jajarannya agar dapat bekerja dengan baik, sepeninggal dirinya apabila tak ditunjuk lagi Jokowi memimpin Kemenkumham.
"Jangan sampai kita diingat karena keburukannya. Oleh karenanya, pada tahun kabinet kerja ini mungkin rakor terakhir saya, saya minta kepada saudara-saudara bekerja dengan baik," kata Yasonna saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Kinerja sekaligus Evaluasi Capaian Kinerja di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019).
Diketahui, Yasonna sudah selama empat tahun memimpin Kemenkumham di era kepemimpinan periode pertama Presiden Jokowi.
Meski menyampaikan jika rapat koordinasi ini bisa menjadi yang terakhir untuknya, namun Yasonna berujar bahwa dalam politik semua hal terduga bisa saja terjadi.
"Politik bisa meninggalkan kejutan-kejutan. Saya mau mengingatkan semua do the best. Masih banyak pekerjaan kita yang harus dikerjakan dengan baik," ujar Yasonna.
"Whoever the leader is, ini Kemenkum HAM, Anda yang lama-lama ada di sini. Maka tinggalkan dengan prestasi yang membanggakan," tandasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga