Suara.com - Pengadilan Bangladesh pada Rabu (3/7) memvonis mati sembilan anggota partai oposisi utama serta memvonis seumur hidup 25 orang lainnya atas percobaan pembunuhan terhadap Perdana Menteri Sheikh Hasina 25 tahun silam, menurut penuntut.
Sebanyak 13 orang lainnya juga dihukum 10 tahun penjara lantaran keterlibatan mereka dalam serangan di sebuah kereta yang ditumpangi Hasina pada 1994, kata jaksa Aminul Islam.
Pada saat itu Hasina merupakan pemimpin oposisi dan musuhnya Khaleda Zia menjabat sebagai perdana menteri. Kini Zia dan Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) menjadi oposisi.
"Terdakwa melempar bom dan menembaki gerbong kereta. Mereka menargetkan pembunuhan Hasina," kata Islam kepada awak media di depan pengadilan Kota Pabna, lokasi serangan terjadi. Lokasi tersebut berjarak 160 km di sebelah barat laut Ibu Kota Dhaka.
Pemerintah Hasina dituduh menindas para pembangkang dan menjebloskan kritikus ke penjara termasuk pendukung BNP. Zia kini mendekam di penjara atas tuduhan korupsi, yang menurut dia bermuatan politis. (Reuters/Antara)
Berita Terkait
-
Sisa Umurnya Tinggal Setahun, Pria Ini Ingin Liburan Terakhir dengan Istri
-
Kecelakaan Kereta Api di Bangladesh, 5 Orang Tewas Sisanya Luka-luka
-
Bakar Hidup-hidup Gadis Bangladesh, 16 Orang Dituntut Hukuman Mati
-
Vonis Mati Bagi 2 Pelaku Serangan Gereja di Mesir
-
Suami Istri Pembunuh Dufi, Mayat Dalam Tong Divonis Mati
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan
-
Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya
-
Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat