Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turut berduka cita atas meninggalnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Almarhum Sutopo menghembuskan nafas terakhir pada hari ini Minggu (7/7/2019) di Guangzhou, China.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mochammad Iqbal mengatakan, Polri telah kehilangan sosok yang menjadi panutan banyak orang. Polri mendoakan agar almarhum diterima di sisi Allah SWT.
"Inalilahi wainalilahi rojiun, kami Kepolisian Republik Indonesia khususnya saya Kadiv Humas dan Humas seluruh Indonesia turut berduka cita dan berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum bapak Sutopo, Kepala Pusat Data dan Humas BNPB, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, jalannya dilapangkan dan insyaallah nanti almarhum ditempatkan di Surganya Allah SWT," kata Iqbal saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2019).
Iqbal mengaku telah mengatahui almarhum Sutopo mengidap penyakit kanker paru-paru stadium 4B sejak 2017. Namun almarhum, kata Iqbal, merupakan sosok yang digigih dan tak pernah mengeluh.
Untuk itu, almarhum Sutopo pantas diberikan penghargaan se-Asia atas pekerjaannya.
"Sosok beliau khususnya kepada saya sangat menginspirasi karena 2017 almarhum dideteksi didiagnosis mengidap kanker paru-paru, tapi tugasnya sangat luar biasa sehingga sangat cocok dan layak almarhum terima penghargaan se-Asia, dan seolah tidak mengidap penyakit," katanya.
"Sekali lagi inalilahi, kita doakan bersama almarhum diterima di sisi Allah SWT dilapangkan jalannya dan semua keluarga diberi ketabahan atas cobaan ini," imbuhnya.
Untuk diketahui, Sutopo Purwo Nugroho menghembuskan nafasnya yang terakhir, Minggu, pukul 02.20 waktu Guangzhou (01.20 WIB) dalam perawatan di rumah sakit di Guangzhou.
Saat menghembuskan nafas terakhirnya, Sutopo didampingi istri, Retno Utami Yulianingsih, keluarga terdekat, dan komunitas warga Indonesia di Guangzhou.
Baca Juga: Penampakan Liang Lahat Sutopo Purwo Nugroho di TPU Sonolayu Boyolali
Sutopo berada di Guangzhou sejak 14 Juni 2019 untuk menjalani perawatan terkait penyakit kanker paru-paru yang dideritanya.
Berita Terkait
-
Penampakan Liang Lahat Sutopo Purwo Nugroho di TPU Sonolayu Boyolali
-
Jokowi Unggah Foto Salah Satu Impian Terakhir Almarhum Sutopo Purwo Nugroho
-
Anak Ungkap Kondisi Sutopo BNPB Beberapa Jam Sebelum Meninggal
-
Kepala BNPB Ungkap Kebiasaan Unik Sutopo Selama Bertugas
-
Di Mata Megawati, Sutopo BNPB Adalah Pejuang Kemanusiaan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM
-
10 HP Murah Rp1 Jutaan Spek Bagus, Ideal Buat Daily Driver Maupun Hadiah Lomba 17 Agustus
-
7 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan, Ketahui sebelum Terlanjur Mogok
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
Diresmikan Jokowi, Kini PT GNI Terancam Bangkrut dan PHK Ribuan Karyawan! Bahlil: Jangan Tanya Saya!
-
3 Zodiak yang Diprediksi Memasuki Era Baru Mulai 5 Agustus 2026, Hidup Jadi Lebih Baik
-
Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran