Suara.com - Polisi akhirnya bisa membongkar misteri jasad Masita (47), pekerja rumah tangga yang ditemukan di Ladang Padi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Jumat (5/7/2019). Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, korban ternyata merupakan korban pembunuhan.
Kasus pembunuhan itu terungkap dari hasil kerja sama Unit Reskrim Polsek Lubuk Kilangan dengan Unit Opsnal Satreskrim Polresta Padang.
"Identitas korban kami ketahui bernama Masita (47) seorang asisten rumah tangga," kata Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Zulkafde dilansir Klikpositif.com--jaringan Suara.com, Minggu (7/7/2019).
Setelah mengetahui identitas korban, polisi langsung memeriksa saksi yang mengetahui keberadaan korban sebelumnya.
"Untuk itu, kami melakukan pengumpulan data terlebih dahulu dengan menanyai saksi-saksi yang melihat korban," ujarnya.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi juga telah meringkus Iwan Sitanggang (37), pembunuh Masita. Selama melakukan penyelidikan, polisi telah memeriksa kurang lebih enam saksi yang terakhir kali melihat korban.
Dari keterangan saksi, mereka melihat korban pergi bersama seorang lelaki pada Rabu (3/7/2019).
"Kami mengetahui pelaku bernama Iwan Sitanggang (37) yang terakhir pergi bersama korban pada hari Rabu," kata dia.
Akhirnya, polisi meringkus Iwan saat berada di Koto Baru, Kelurahan Banuaran nan XX. Saat diinterogasi, Iwan Sitanggang mengaku telah membunuh korban yang sudah dua hari berada di hutan.
Baca Juga: Fakta Baru Pembunuh Pendeta Claarce: Kabur dari Lapas hingga Kena 3 Kasus
"Setelah itu, kami langsung membawa terduga pelaku untuk dimintai keterangan dan ada beberapa pernyataannya yang membuat kami yakin bahwa ia (Iwan) memang melakukan pembunuhan," sambungnya.
Berita Terkait
-
Ditebas Pakai Kampak, Boy Penggal Leher Sang Ayah saat Tertidur di Kamar
-
Ultah Berujung Maut, Hilarius Ternyata Dibunuh Kerabat Sendiri
-
Aksi Tukang Bubur Bunuh Bocah dalam Ember Berawal dari Uang Rp 5 Ribu
-
Pembunuh Bocah 7 Tahun di Bogor Simpan Sekarung Celana Dalam Wanita
-
Pembunuh Bocah Perempuan 7 Tahun di Bogor Ditangkap, Ini Kronologinya
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum
-
Demokrat Tegaskan SBY Difitnah, Ancam Penjarakan Akun TikTok Penyebar Isu Ijazah Jokowi
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari