Suara.com - Wakil Ketua Pansus DPRD untuk Wakil Gubernur DKI Jakarta, Bestari Barus, menyebut rapat finalisasi tata tertib paripurna pemilihan wagub berlangsung cukup alot, Selasa (9/7/2019). Pada rapat tersebut, terdapat perdebatan mengenai jumlah minimal anggota yang hadir saat rapat paripurna atau kuorum.
Bestari mengatakan, dua partai pengusung nama cawagub, PKS dan Gerindra, memiliki usulan yang berbeda soal kuorum. PKS mengajukan kuorum 50 persen + 1 dan Gerindra mengajukan rumusan 3/4 dari jumlah anggota DPRD.
"Dua partai pengusung kelihatannya menginginkan hal berbeda. Satu menginginkan tetap pada posisi 50%+1, nah yang satu lagi menginginkan 3/4 untuk legitimasi," ujar Bestari di Kantor DPRD DKI.
Bestari menganggap alasan pengajuan kuorum dari PKS dan Gerindra mengenai keterwakilan bisa diterima.
Namun, saat ini pembahasan sudah mengarah ke kesepakatan 50 persen +1 meskipun masih bisa berubah saat revisi terakhir di Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab).
"Kita ada kesepahaman atau kesepakatan memilih opsi 50 persen+1 maka hal-hal yang seperti ini nanti di rapat yang lebih besar yaitu Rapimgab," kata Bestari.
Rapat finalisasi Tatib tersebut akan kembali digelar besok, Rabu (9/7/2019). Bestari mengatakan pada rapat mendatang hanya tinggal membahas koreksi hal-hal kecil dalam penulisan Tatib.
"Besok itu hanya mengkoreksi hal-hal yang tidak krusial. Bahasa yang salah, penempatan, tata letak paling itu saja," kata Bestari.
Baca Juga: Ratas dengan Jokowi, Ganjar Bawa Sebundel Berkas Proyek di Jateng
Berita Terkait
-
Akui Terbitkan IMB Tak Ajak DPRD, Anies: Hal Biasa dan Rutin
-
Syaikhu Terancam Denda Rp 50 Miliar Jika Mundur Sebagai Cawagub DKI
-
5 Hari Lagi Tutup, DPRD Baru Akan Panggil Pengelola PRJ soal Tiket Mahal
-
Baru Cair Rp 100 Miliar, Anies Tetap Ngotot Jual Saham Bir
-
Anies Dipastikan Dapat Pengganti Sandiaga pada 22 Juli 2019
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?