Suara.com - Sejumlah warga pengguna jembatan penyeberangan orang atau JPO di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur ketakutan. Sebab JPO sudah tidak layak dipakai.
Bagian tangga besi JPO berlubang. Sehingga pengguna JPO harus ekstra hati-hati.
"Takut lah. Coba lihat banyak yang berlubang dan kayak pecah gitu. Tapi ya gimana nyeberangnya emang harus lewat sini, kan?" ujar Santi, salah satu pengguna JPO Pasar Jatinegara, Rabu (10/7/2019).
Senada dengan Santi, keluhan serupa juga disampaikan oleh pengguna lainnya, Siti. Ia mengaku tidak bisa tenang ketika menggunakan jembatan penyeberangan ini, terutama ketika ia hendak turun dari JPO.
"Ngeri sendiri kalau turun, kayak rapuh gitu, keadaan di bawah juga kelihatan. Dan kan banyak orang juga yang lewat sini, dari pasar, dari halte," keluhnya.
Ibu dua anak ini kemudian berharap bahwa pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa merevitalisasi JPO yang menghubungkan ke Halte Transjakarta Pasar Jatinegara ini, layaknya JPO artistik Polda Metro Jaya, Gelora Bung Karno, dan Budaran Senayan yang diresmikan awal tahun ini.
"Ya semoga pemerintah mau juga lah, betulin JPO ini kayak JPO lainnya. Karena banyak orang yang lewat sini, jadi harus aman," tutup Siti.
JPO yang berdekatan dengan Pasar Hewan Jatinegara dan Cityplaza Jatinegara ini, memiliki beberapa bagian tangga besi yang sudah nampak rusak. Beberapa sisinya juga terlihat mulai berlubang. (Antara)
Baca Juga: Kian Instagramable, JPO Kini Jadi Spot Selfie Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia