Suara.com - Satu keluarga asal Perancis menjadi sasaran penjambretan saat kali pertama melakukan wisata di Indonesia. Parahnya, aksi penjambretan warga negara asing (WNA) itu terjadi di belakang Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Cipto Mangunkusumo.
Wisatawan sekeluarga ini juga baru saja tiba di Kota Medan, Rabu(10/7). Rencananya, para wisatawan ini akan berwisata ke Tangkahan dan Bukit lawang yang berada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk menghabiskan waktu libur musim panas.
Namun, belum sempat melakukan liburan, wisatawan ini malah mengalamani kejadian nahas. Mereka dijambret dan kehilangan satu unit kamera Polaroid dan satu unit telepon seluler (Ponsel).
"Rencananya mau liburan ke Tangkahan sama Bukit Lawang. Baru sampai di Medan tadi siang, malah kena jambret," kata Reza selaku pemandu wisata, saat dijumpai di Polrestabes Medan usai membuat laporan pengaduan korban kejahatan.
Reza yang datang bersama Robert, wisawatan yang menjadi korban penjambretan, berharap pihak kepolisian segera memproses laporan pengaduan tersebut.
"Kalau bisa diproses lah, dan lebih ditingkatkan lagi keamanan di Kota Medan kita ini," ujarnya. (antara).
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal