Suara.com - Rapat Kerja Nasional XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) merekomendasikan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) 2020.
"Kami menetapkan Tangerang Selatan sebagai penyelenggara Munas VI," kata Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, baru-baru ini.
Dalam rakernas tersebut, kata dia, terdapat sejumlah rekomendasi yang disampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat Apeksi untuk diteruskan kepada pemerintah.
"Hasil rekomendasi internal dan eksternal ini akan disampaikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti agar bisa terealisasi pada 2020," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Apeksi, Airin Rachmi Diany mengatakan, rekomendasi rakernas kali ini menjadi pekerjaan rumah untuk diperjuangkan.
Adapun berkaitan dengan pemilihan Tangsel sebagai tuan rumah Munas VI, Airin berharap, penyelenggaraannya nanti bisa sukses seperti rakernas di Semarang, Jawa Tengah.
Wakil Wali kota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan, kesiapan Tangsel menjadi tuan rumah Apeksi.
"Kita siap jadi tuan rumah di Mei 2020 mendatang. Intinya, sebelum puasa dan pilkada Tangsel, kita siap sukseskan Apeksi di Tangsel, "ungkapnya.
Dalam prosesnya, diakui Benyamin, kalau Munas biasanya akan melahirkan sebuah terobosan gagasan dari para kepala daerah untuk disampaikan kepada pemerintah pusat.
Baca Juga: Hasil Rekapitulasi KPU Banten, Jokowi - Maruf Hanya Menang di Tangsel
"Munas bukan hanya ajang kumpul-kumpul semata, namun lebih dari itu. Para wali kota seluruh Indonesia hadir untuk bisa urun rembuk bersama mencari solusi terkait permasalah kewenangan yang kekinian, yang bersinggungan langsung antara kewenangan kota dan pusat," terangnya.
Benyamin mengatakan, kesiapan Tangsel terlihat dari berbagai aspek, seperti jumlah kamar hotel yang tersedia, baik dari bintang dua, tiga dan empat, yaitu sebanyak 3000 kamar, tempat wisata kuliner, seperti Telaga Sampiren, Remaja Kuring, dan lainnya, untuk destinasi lainnya seperti Ocean Park, Jurang Doank, Kampung Dongeng, Situ Gintung dan lainnya.
"Kita sudah siap, bahkan untuk pelaksanaan pawai bisa di kawasan Bintaro atau Serpong, untuk penanaman pohon akan dilakukan antara di Taman kota 1 ataupun 2," jelasnya.
Untuk menyukseskan hal tersebut, Bang Ben, sapaan Benyamin, menyatakan akan membahas perencanaan anggaran di APBD Perubahan yang akan dialokasikan di beberapa dinas.
Benyamin memastikan jika Munas Apeksi mendatang akan menggagas isu yang selama ini menghantui daerah, yaitu penguatan alokasi anggaran.
"Penguatan alokasi anggaran pemerintah daerah untuk mendukung profesionalitas aparatur dan kemandirian daerah," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS