Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengakui tidak mengetahui agenda jumpa pers yang digelar Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Senin (15/7/2019) siang.
Padahal, Amien Rais menggelar konferensi pers tersebut di kantor DPP PAN, Jalan Daksa 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin siang.
Jumpa pers itu dilakukan Amien Rais untuk mengklarifikasi pernyataannya terkait pertemuan Jokowi dan Prabowo.
Setelah jumpa pers, Amien Rais terpantau hanya masuk ke kentor DPP sebentar kemudian pergi lagi.
Tak lama, setelah Amien Rais pergi, sekitar pukul 15.30 WIB Eddy datang ke kantor DPP dan bingung melihat banyak wartawan yang menunggu di depan DPP PAN.
"Saya juga datang ke sini, konferensi pers sudah selesai. Saya tidak, belum ada komunikasi juga dengan Pak Amien.Jadi saya terus terang ini perlu dapat masukan juga. Saya kan juga hanya membaca berita. Tapi saya sudah membaca," kata Eddy di Kantor DPP PAN, Senin sore.
Meski begitu, Eddy tetap mengapresiasi apa yang disampaikan Amien Rais kepada media, karena sudah mengklarifikasi terkait kabar pertemuan Prabowo dengan Jokowi.
"Nah dari apa yang saya baca, apa yang disampaikan Pak Amien adalah kata-kata bijak dari beliau. Bahwa beliau setuju ada oposisi, dan oposisi itu perlu. Saya kira itu suatu hal yang memang patut kita apresiasi dari Pak Amien," tegasnya.
Sebelumnya, Amien Rais mengaku dirinya baru membaca surat pemberitahuan dari Prabowo bahwa akan bertemu dengan Jokowi pada hari ini sepulang dari Yogyakarta, sementara surat itu sudah berada di mejanya sejak Jumat (12/7/2019).
Baca Juga: Puji Jokowi, Amien Rais: Yang Lucu Itu Tak Ditawari, Tapi Minta-minta
Sementara untuk sikap PAN sendiri, Eddy menegaskan keputusan menjadi oposisi atau koalisi baru akan ditentukan pada rakernas bulan ini atau awal Agustus mendatang, yang disahkan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Tag
Berita Terkait
-
Puji Jokowi, Amien Rais: Yang Lucu Itu Tak Ditawari, Tapi Minta-minta
-
Mabes Polri: Banyak Hoaks Beredar Terkait Pertemuan Jokowi - Prabowo
-
Dradjad Wibowo: Insya Allah, Zulkifli Hasan Ikut Nasihat Amien Rais
-
Amien Rais: Rekonsiliasi Bagi-bagi Kursi Ada Aibnya, Ada Negatifnya
-
Sempat Tuduh Prabowo Nyelonong, Ternyata Amien Baru Baca Suratnya Hari Ini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!